Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bendungan Margatiga diproyeksikan dapat mengairi lahan irigasi seluas 16.588 ha.

Bendungan Margatiga diproyeksikan dapat mengairi lahan irigasi seluas 16.588 ha.

Progres Konstruksi Bendungan Margatiga Capai 80%

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:56 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan progres konstruksi Bendungan Margatiga di Provinsi Lampung mencapai 80%. Bendungan yang ditargetkan rampung pada akhir 2021 tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah tampungan air dalam mendukung lumbung pangan nasional di Provinsi tersebut. Setelah sebelumnya pemerintah membangun Bendungan Way Sekampung yang telah diresmikan pada 2 September lalu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. Dengan demikian pembangunan bendungan yang diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani.

Bendungan Margatiga memiliki kapasitas tampung sebanyak 42,31 juta m3 dan luas genangan sebesar 2.313,96 ha, dengan penggunaan anggaran sebesar Rp 846,65 miliar. “Sedangkan untuk pembangunan Bendungan Margatiga hingga saat ini progres konstruksinya sebesar 80% dan ditargetkan rampung pada akhir 2021,” kata Menteri Basuki dalam keterangan pers, Jumat (22/10).

Menurut Menteri Basuki, tidak hanya sebagai suplai atau regulasi dam saja, nantinya Bendungan Margatiga akan terintegrasi dengan Bendungan Way Sekampung melalui hilir Sungai Way Sekampung. Bendungan multifungsi ini akan memberikan penambahan daerah sistem irigasi guna meningkatkan indeks produktivitas pertanian, penyediaan air baku, pembangkit listrik, serta sebagai infrastruktur pengendali banjir.

Bendungan Margatiga diproyeksikan dapat mengairi lahan irigasi seluas 16.588 ha dan akan mendukung optimalisasi pemanfaatan air Sungai Way Sekampung di bagian hilir, sementara untuk pemanfaatannya sendiri, bendungan ini tidak jauh berbeda dengan Bendungan Way Sekampung.

Kedua Bedungan ini akan membantu memberikan suplai air di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung. Pasokan air tersebut akan diolah dan didistribusikan melalui pelayanan perpipaan air minum untuk Kota Bandar Lampung sepanjang 22 km dan pasokan air minum sebesar 750 liter/detik untuk 60.000 SR atau sekitar 300.000 jiwa di 8 kecamatan.

Melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Lampung, Direktorat Jenderal Cipta Karya, SPAM ini dibangun pada tahun 2020, memiliki intake air baku dengan kapasitas sebesar 825 liter/detik dari Sungai Way Sekampung, dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas produksi sebesar 750 liter/detik.

Kemudian pada proses konstruksinya memiliki nilai investasi Rp1,3 triliun dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). SPAM Bandar Lampung juga diharapkan dapat meningkatkan layanan dan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya


 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN