Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Calon penumpang pesawat  memasuki area keberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten,   Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Calon penumpang pesawat memasuki area keberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Kembali ke Level Sebelum PPKM Darurat

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:31 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - PT Angkasa Pura/AP II (Persero) mencatat arus 60.000 penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada hari pertama penerapan wajib syarat tes PCR, yakni tanggal 24 Oktober 2021, untuk penerbangan domestik dari dan ke Jawa serta Bali.

VP Corporate Communications AP II Yado Yarismano menjelaskan, jumlah tersebut hampir sama dengan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sebelum penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, yakni 60.000-65.000 penumpang per hari.

"Untuk traffic di Soekarno-Hatta penerbangan domestik masih di rentang 55.000-60.000 pergerakan penumpang. Tidak banyak berubah jika dibanding sebelum PPKM. Itu sekitar 60.000-65.000. Jadi, memang sudah hampir mencapai traffic sebelum PPKM," ungkap Yado saat dihubungi, Senin (25/10).

Dia menekankan bahwa untuk protokol kesehatan selalu diterapkan secara konsisten mengacu pada surat edaran yang ditetapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Kami juga didukung oleh semua stakeholder yang ada di bandara termasuk dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, otoritas bandara, Satuan Gugus Tugas Udara, Kepolisian, TNI, dan juga stakeholders lainnya," papar Yado.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN