Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peluncuran buku Regenerasi Urban hasil kolaborasi Instran dengan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah DKI Jakarta, Selasa (26/10).

Peluncuran buku Regenerasi Urban hasil kolaborasi Instran dengan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah DKI Jakarta, Selasa (26/10).

Lima Kota Besar Indonesia Perlu Lakukan Regenerasi Urban

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:16 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

BEKASI, investor.id - Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Ki Darmaningtyas mengatakan setidaknya ada lima kota di Indonesia yang perlu regenerasi urban atau penataan ulang kota. Kelimanya adalah Medan, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Semarang. Hal dilakukan agar kota-kota di Indonesia bisa berkelanjutan di masa depan sehingga bisa menjadi lebih baik dan layak huni di masa depan.  

Darmaningtyas menambahkan regenerasi urban tersebut sangat mendesak untuk kelima kota tersebut karena pertumbuhan penduduknya yang sangat cepat. Di sisi lain, daya dukung lingkungan di kota-kota tersebut sangat terbatas. Untuk itu, agar kota-kota tersebut tetap bisa berkelanjutan di masa depan, diperlukan regenerasi urban yang meliputi beberapa aspek. Aspek tersebut adalah lingkungan, transportasi, ekonomi, sosial dan budaya.

“Jadi regenerasi urban tersebut tidak hanya menyangkut soal tata ruang saja, tapi juga aspek ekonomi, sosial dan budaya,” ungkapnya di sela peluncuran buku Regenerasi Urban hasil kolaborasi Instran dengan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah DKI Jakarta, Selasa (26/10).  

Oleh karena itu, lanjut Darmaningtyas, pihaknya berkolaborasi dengan MTI Jakarta untuk menggali ide-ide inovatif dalam rangka mewujudkan kota masa depan yang lebih layak huni dilanjutkan melalui Lomba Penulisan gagasan ilmiah mengenai regenerasi urban dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Instran dan MTI Jakarta telah menerima sebanyak 114 karya tulis sejak 19 April 2021 s.d  1 Juni 2021 dan melakukan seleksi awal terhadap karya tulis berupa kesesuaian judul dengan tema lomba sehingga diperoleh 33 judul yang sesuai.

Menurut Darmaningtyas, tulisan para peserta yang terpilih selanjutnya dinilai oleh para juri yaitu Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Joga, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Eng Puspita Dirgahayani ST Meng, dan Deputy Managing Editor Kompas Daily Newspaper Haryo Damardono, guna mendapatkan Pemenang I, II, III.

“Sebanyak 10 tulisan terbaik dibukukan dalam buku Regenerasi Urban. Dengan demikian, buku ini menjadi gagasan-gagasan mengenai regenerasi perkotaan dari kaum muda yang akan menjadi penghuni kota di masa yang akan datang,” jelas dia.

Danang Parikesit,  Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). (foto ist)
Danang Parikesit, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). (foto ist)

Pada kesempatan yang sama, Guru Besar Fakultas Teknik UGM yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Jalan Tol (BPJT) selaku pengantar Buku regenerasi Urban Prof Danang Parikesit mengatakan buku tersebut menjadi antitesis dari gagasan para perencana mainstream yang biasanya digagas oleh banyak pengembang, seperti mengangkat konsep kota modern atau skyscrapes. Sebab, buku ini kembali pada skala manusia atau small scale.

“Buku ini menjadi gagasan sebagai penyeimbang. Karena kita tahu biasanya pengembang itu semuanya muncul dengan mega proyek. Tapi ini mengangkat bagaimana kota yang sudah berkembang direvitalisasi, regenerasi, dan di rejuvinasi lagi sehingga tidak kalah menariknya,” tutup Danang.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN