Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Pemahaman Masyarakat terkait Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Naik Jadi 20,1%

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:00 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat Indonesia sudah menunjukkan tren meningkat yang tercermin dari Suveri Bank Indonesia pada tahun 2021 menjadi 20,1% dari semula 16,3%. Angka pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah akan akan terus ditingkatkan melalui edukasi secara lebih luas.

 Ia mengatakan bahwa sinergi dan kerjasama akan terus diperkuat, karena ekonomi syariah nasional memiliki peran dan kontribusi yang semakin nyata. Sejalan dengan kondisi Indonesia yang semakin begerak maju dan berkomitmen menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah (secara global).

"Menjalin kerjasama lebih luas dengan berbagai lembaga Internaisonal serta membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional terus berkembang,”tuturnya, Rabu (27/10).

 Ia menjelaskan bahwa Bank Indonesia berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi keuangan syariah melalui berbagai hal yakni pemberdayaan ekonomi syariah melalui industri halal value chain melalui sektor makanan halal, fashion muslim.

“Agar semakin mendayagunakan besarnya potensi makanan halal dan fashion muslim Indonesia sebagai motor penggerak industri halal. Sekaligus upaya bersama berjamaah untuk menegembangkan kedua sektor unggulan secara end to end dari hulu ke hilir seluruh pelaku usaha dari kecil sampai besar untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Wapres Maruf Amin. Foto: IST
Wapres Maruf Amin. Foto: IST

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan bahwa, dalam tataran global, ekonomi dan keuangan syariah, khususnya sektor keuangan syariah telah mengalami pertumbuhan lebih cepat melampaui keuangan konvensional.
Berdasakran laporan State of Global Islamic Economy Report (SGIE) Dinar Standard menyebutkan, bahwa pada tahun 2019 jumlah masyarakat muslim dunia mencapai sekitar 1,9 miliar orang, dengan total spending untuk produk halal mencapai US$ 2,02 triliun.

 “Angka tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah masyarakat muslim dunia, dan diperkirakan mencapai US$ 2,4 triliun pada tahun 2024,”katanya.

Oleh karena itu, potensi ini dapat dijadikan peluang yang harus dimanfaatkan oleh Indonesia dengan mengambil peran sebagai produsen produk halal dunia, melalui peningkatan ekspor produk halal, guna memenuhi permintaan produk halal global.

Adapun State of Global Islamic Economy (SGIE) Report merupakan referensi penting bagi negara-negara dunia khususnya negara-negara OKI untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ke depan.  Dengan indikator yang menjadi penilaian lembaga tersebut antara lain keuangan syariah, pariwisata ramah muslim, industri fesyen muslim, obat-obatan halal, kosmetik halal, dan produk makanan halal.

“Dari indikator-indikator ekonomi syariah tersebut, posisi ekonomi dan syariah Indonesia rata-rata masuk dalam peringkat 10 besar, dan dua di antaranya berhasil masuk dalam peringkat 5 besar dunia yaitu sektor makanan dan minuman halal dan sektor fashion atau pakaian muslim.”tuturnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN