Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo  saat  Acara Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) Tahun 2021, Kamis (21/10/2021).

Presiden Joko Widodo saat Acara Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) Tahun 2021, Kamis (21/10/2021).

Lebihi Target, Transaksi Trade Expo Indonesia (TEI) ke-36 Cetak Transaksi US$ 3,99 Miliar

Sabtu, 6 November 2021 | 12:57 WIB
Fajar Widhiyanto

JAKARTA, Investor.id – Sesi interaktif (interactive)Trade Expo-Digital Edition (TEI-DE) 2021 telah resmi berakhir. Selama dua pekan penyelenggaraannya pada 21 Oktober - 4 November 2021, sesi TEI-DE 2021 ini berhasil mencatat total nilai transaksi sementara sebesar US$ 3,99 miliar.

“Dengan menghadirkan 834 peserta, hingga Kamis (4/11),TEI-DE 2021 berhasil membukukan transaksi sebesar US$ 3,99 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar US$ 1,5 miliar,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam siaran pers, Sabtu (6/11).

Keseluruhan nilai transaksi tersebut didapatkan melalui kegiatan penjajakan bisnis (business matching) sebesar US$ 2,52 miliar, penandatangan nota kesepahaman (MoU) sebesar US$ 978,81juta, transaksi kegiatan Perwakilan Perdagangan RI sebesar US$ 494,41 juta, dan transaksi harian sebesar US$ 1,71juta.

“Keberhasilan ini berkat kerja keras berbagai pihak, termasuk para Perwakilan Perdagangan RI yang berhasil menjaring sebanyak 3.573 buyers dari 133 negara mitra dagang, serta sebanyak 4.288 buyers lokal,” ungkap Mendag.

Produk yang berhasil menarik minat buyers padaTEI kali ini yaitu produk suplai medis sebesar US$ 280,61 juta (7,02%), minyak kelapa sawit sebesar US$ 278,20 juta (6,96 %), kertas dan produk kertas sebesar US$ 252,02juta (6,31%), produk kimia sebesar US$ 114 juta (2,85%), kopi, teh dan coklat sebesar US$ 113,72 juta (2,85 %), makanan olahan sebesar US$ 87,98 juta (2,20%), otomotif sebesar US$ 73juta (1,83%), minyak kelapa sebesar US$ 65,58 juta (1,64%), dan produk karet sebesar US$ 54,80 juta (1,37%).

Sedangkan, 10 negara tujuan ekspor dengan nilai transaksi terbesar yaitu Mesir sebesar US$ 560,22 juta (14,02 %), Brasil sebesar US$ 285,80 juta (7,15%), Jepang sebesar US$ 252,58juta (6,32%), Australia sebesar US$ 108,95juta (2,73%), Tiongkok sebesar US$ 100,25 juta (2,51%), Malaysia sebesar US$ 87,89 juta (2,20%), Arab Saudi sebesar US$ 53,08 juta (1,33%), Belanda sebesar US$ 13,83 juta (0,35%), India sebesar US$ 8,02 juta (0,20%), dan Korea Selatan sebesar US$ 2,81 juta (0,07%).

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN