Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Kementerian Keuangan Jakarta. Foto ilustrasi: kemenkeu.go.id

Gedung Kementerian Keuangan Jakarta. Foto ilustrasi: kemenkeu.go.id

Nilai Pokok Lelang 5 Tahun Terakhir Jadi Rp 101,9 Triliun

Senin, 15 November 2021 | 14:41 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mencatat dalam kurun waktu lima tahun terakhir, nilai pokok lelang mencapai Rp 101,9 triliun. Adapun realisasi ini sejalan dengan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) lelang sebesar Rp 2,24 triliun.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban mengatakan lelang menjadi salah satu tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dalam rangka pemberian layanan kepada pemangku kepentingan. Tak hanya itu lelang juga merupakan salah satu penyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Advertisement

“Lelang juga menjadi solusi bagi pemulihan keuangan negara melalui penjualan barang rampasan dan sisaan. Kinerja lelang dalam 5 tahun terakhir juga menunjukkan hasil yang membanggakan dengan nilai pokok lelang sebesar Rp 101,09 triliun serta PNBP dari lelang sebesar Rp 2,24 triliun tentunya ini semua tidak lepas dari kontribusi para stakeholder dalam mendukung optimalisasi capaian kinerja lelang,”tuturnya.

Lebih lanjut, Rionald menegaskan bahwa lelang turut membantu menyelesaikan rasio kredit macet perbankan atau non performing loan dan mendukung adanya fungsi intermediasi perbankan melalui lelang barang agunan serta membantu menggerakkan roda perekonomian.

Untuk saat ini, minat masyarakat terhadap lelang khususnya lelang sukarela semakin meningkat, selain itu objek yang ditawarkan juga semakin bervariasi mulai dari motor mobil hingga produk-produk UMKM .

“Melalui penyelenggaran kompetisi dan inovasi lelang produk UMKM tahun 2021 yang  dilakukan untuk eksplorasi produk UMKM dan Meningkatkan kerjasama dengan pengusaha UMKM menjadi upaya DJKN dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa fungsi lelang dapat mendukung pemulihan ekonomi menyelesaikan non Performing loan dari perbankan dan juga untuk mendukung fungsi intermediasi perbankan dan menggerakkan ekonomi nasional.

“Lelang sukarela, semakin memiliki tren meningkat, yang saya sangat senang sekali inovasi lelang ini sekarang menjangkau para pelaku usaha kecil menengah bisa sekarang tidak hanya menggunakan platform digital langsung mereka bahkan sekarang menggunakan sistem lelang untuk penjualan barang-barang produknya ini sebuah inovasi di bidang lelang yang sangat bagus.”ujarnya.

Ia meminta DJKN untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sistem lelangnya, dengan begitu ia berharap lelang di Indonesia dapat menjadi salah satu bentuk market yang efisien, reliable dan membantu banyak pelaku ekonomi untuk bisa mendapatkan akses yaitu menjual barang produksinya secara fair.

Di samping itu, Kementerian Keuangan menggunakan lelang yang didukung menggunakan teknologi digital atau teknologi informasi kita telah meluncurkan lelang.go.id sebagai one stop service lelang dengan adanya teknologi digital Ini layanan dapat diberikan secara digital tanpa harus hadir melalui monitoring dilakukan secara daring.

“Tersedianya portal lelang Indonesia yang menjadi media publikasi lelang maka pendaftaran lelang dapat dilakukan tanpa hadir fisik yaitu secara daring dan otomasi pengelolaan dari mulai uang jaminan penawaran lelang hingga pencetakan risalah lelang semuanya dilakukan secara digital,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN