Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina saat acaraBeritaSatu Economic Outlook 2022 hari ke-2 bertema Akselerasi Pembangunan Pariwisata 2022, Selasa (23/11/2021). Shana berbicara mengenai Strategi Dstinasi Wisata Unggulan Bangkitkan Pariwisata. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina saat acaraBeritaSatu Economic Outlook 2022 hari ke-2 bertema Akselerasi Pembangunan Pariwisata 2022, Selasa (23/11/2021). Shana berbicara mengenai Strategi Dstinasi Wisata Unggulan Bangkitkan Pariwisata. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Labuan Bajo Menuju Pariwisata Premium

Selasa, 23 November 2021 | 20:09 WIB
Totok HS (totok_hs@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyiapkan beberapa langkah inovasi percepatan pembangunan pariwisata terintegrasi untuk bangkit dari keterpurukan paling awal ketika badai pandemi Covid-19. Beradaptasi dengan kondisi new normal, program terukur dijalankan untuk mendukung Labuhan Bajo sebagai destinasi wisata premium.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina memaparkan, sejak Labuan Bajo mulai digaungkan sebagai destinasi wisata mulai tahun 2016, dalam kurun waktu tiga tahun, jumlah wisatawan yang berkunjung meningkat tiga kali lipat. Arus kunjungan itu didominasi (75%) oleh wisatawan mancanegara. Namun, setelah dilanda pandemi Covid, kondisi berkebalikan, wisatawan domestik yang mendominasi. Tahun lalu angka kunjungan wisatawan sudah mencapai 51 ribu, dan tahun ini sudah lebih 40 ribuan.

“Dalam situasi new normal saat ini, arah untuk membangkitkan kembali destinasi wisata pascapandemi tentu mengutamakan kebersihan, kesehatan, dan keselamatan,” jelas Shana Fatina dalam virtual forum Beritasatu Economic Outlook, di Jakarta, Rabu (24/11).

Lebih lanjut Shana menjelaskan, kini Labuan Bajo di-branding sebagai pariwisata premium. “Kita membedahnya sebagai pariwisata yang berkualitas. Wisata yang menghasilkan pengalaman yang luar biasa dan ngangeni. Makanya kita punya hashtag #RinduLabuanBajo,” ujarnya.

Oleh karena itu, pengembangan pariwisata Labuan Bajo didesain sebagai integrasi antara konsep tata ruang, pariwisata, dan kemewahan yang menghasilkan pengalaman yang tidak terlupakan bagi wisatawan.

Ada tujuh indikator yang jadi fokusnya, yakni pelestarian lingkungan, SDM yang tidak hanya menikmati tetapi juga menjadi pelaku ekonomi kreatif, manajemen perjalanan wisata yang nyaman, kuliner yang enak, serta sistem kesehatan, kebersihan dan keamanan yang baik, maupun pengembangan infrastruktur akomodasi dan transportasi.

“Ada tujuh strategi untuk mencapainya, di antaranya adalah penanganan pandemi secara paripurna, pembangunan berwawasan lingkungan, apalagi terkait keberadaan Taman Nasional Komodo sebagai cagar alam dan habitat hewan langka yang merupakan aset destinasi wisata Labuan Bajo. Juga meningkatkan kapasitas SDM lokal,” jelasnya.

Selain Taman Nasional Komodo, BPOLBF juga menawarkan Labuan Bajo sebagai destinasi MICE dengan berbagai pilihan resort, hotel dan opsi-opsi untuk meeting seperti rapat di pinggir pantau, di kapal phinisi. “Kami didukung 63 entitas, termasuk hotel, travel agent, jasa tirta yang sudah mengantongi Sertifikat CHSE,” jelas Shana.

Perlu diketahui, sertifikasi CHSE adalah pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan protokel kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

“Oleh karena itu pula, kami mempromosikan Labuan Bajo juga sebagai destinasi Green Zone. Kita juga memastikan bahwa Labuan Bajo bebas Covid. Kita mendorong kolaborasi semua pihak di Labuan Bajo dan Manggarai Barat untuk mencapai 100% vaksinasi, dari saat ini sudah mencapai 73%,” ujarnya.

Editor : Totok Subagyo (totok_hs@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN