Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembangunan perumahan di Indonesia. Foto ilustrasi: kementerian PUPR

Pembangunan perumahan di Indonesia. Foto ilustrasi: kementerian PUPR

2022, PUPR akan Salurkan Subsidi 200 Ribu Unit Rumah

Jumat, 26 November 2021 | 09:52 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pada tahun 2022 mampu membiayai rumah subsidi sebanyak 200 ribu unit rumah  dengan anggaran Rp 28,2 triliun.

“Tahun depan, pemerintah anggarkan Rp 28,2 triliun nantinya anggaran itu diperuntukkan biayai 200 ribu unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Dirjen  Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna, Kamis (25/11/2021).

Menurut Herry Trisaputra, anggaran tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat yang kurang mampu dan juga program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Adi Setianto mengatakan FLPP akan resmi masuk dalam kewenangan lembaga yang dipimpinnya pada 2 Desember 2021. Dengan resminya masuk dana tersebut, maka pada tahun depan, pihaknya siap menyalurkan pembiayaan melalui perbankan sebanyak 309 ribu unit rumah.

Adi merinci, sebanyak 109 ribu unit rumah akan menggunakan dana Tapera. Kemudian, sebanyak 200 ribu unit rumah akan berasal dari dana FLPP. “Kami akan terus mengoptimalisasi penyediaan akses pembiayaan perumahan terutama bagi MBR secara berkelanjutan,” tutur Adi.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia (DPP REI) Royzani Sjachril menambahkan, pemenuhan kebutuhan perumahan bagi MBR juga bisa dilakukan dengan memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pekerja di sektor informal. Saat ini, REI tercatat memiliki 5.507 anggota yang berfokus di segmen MBR.

“Kami meyakini dengan ekosistem perumahan yang kuat terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan hunian segmen MBR akan menjadi program padat karya pemerintah yang mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Royzani

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN