Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Komisi XI DPR Setujui Anggaran Penerimaan Operasional dan Pengeluaran Operasional BI Tahun 2022

Senin, 29 November 2021 | 13:55 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Komisi XI DPR RI menyetujui Rancangan Anggaran Tahunan Bank Indonesia (RATBI) 2021 dengan anggaran penerimaan operasional sebesar Rp 28,417 triliun.

Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto mengatakan, anggaran penerimaan operasional BI tahun depan yang meningkat 2,4% dibandingkan anggaran penerimaan operasional BI tahun 2021 tercatat Rp 27,75 triliun. Keputusan ini telah berdasarkan keputusan bersama dalam Rapat Panitia Kerja.

“Komisi XI DPR RI menyetujui anggaran operasional BI sebesar Rp 28,417 triliun,” tuturnya dalam Rapat Panja Senin (29/11/2021).

Secara rinci, anggaran penerimaan operasional terdiri dari hasil pengelolaan aset valas sebesar Rp 28,35 triliun atau naik 2,4% dibandingkan tahun ini sebesar Rp 27,69 triliun.

Kemudian operasional kegiatan pendukung sebesar Rp 5,36 miliar turun drastis hingga 77% dibandingkan operasional kegiatan pendukung dalam ATBI tahun ini sebesar Rp 23,32 miliar.

“Penerimaan administrasi tercatat Rp 53,18 miliar atau naik 58,95% dibandingkan ATBI tahun ini,” tutur Dito.

Sementara itu, untuk rencana anggaran pengeluaran operasional BI tahun depan disetujui Rp 14,29 triliun atau naik 16,84% dibandingkan anggaran pengeluaran operasional BI tahun ini sebesar Rp 12,23 triliun.

Secara rinci, komponen anggaran pengeluaran yakni gaji dan penghasilan lainnya sebesar Rp 4,27 triliun, selanjutnya manajemen sumber daya manusia sebesar Rp 3,4 triliun, logistik sebesar Rp 1,9 triliun, penyelenggaraan operasional dan kegiatan pendukung mencapai Rp 1,96 triliun.

Lebih lanjut untuk program sosial Bank Indonesia dan Pemberdayaan Sektor riil dan UMKM sebesar Rp 1,31 triliun dan pajak Rp 1,2 triliun. Sedangkan cadangan anggaran Rp 348,618 miliar.

“Cadangan anggaran pengeluaran operasional Bank Indonesia tahun anggaran 2022 sebesar Rp 384,618 miliar akan digunakan Bank Indonesia dalam hal terdapat kebutuhan tambahan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan pada pos-pos (lainnya),” jelas Dito.

Dengan demikian, Komisi XI DPR meminta BI untuk mengerahkan seluruh instrumen bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk mendukung stabilitas moneter sistem keuangan dan pemulihan ekonomi nasional.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN