Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi jalan tol. Foto: IST

Ilustrasi jalan tol. Foto: IST

KNKT: Pukul 10.00-13.00 Rawan Kecelakaan di Tol

Selasa, 30 November 2021 | 16:58 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan kecelakaan di jalan tol sering terjadi antara pukul 10.00-13.00 dan 00.00-06.00. Selain itu, 80% kecelakaan di jalan tol akibat kelelahan atau mengantuk.

"Kecelakaan terjadi jam 00.00-06.00 dan jam 10.00-01.00 siang. Dari statistik, jam 10.00 sampai 1.00 itu ngantuk-ngantuknya orang di jalan tol," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam sosialisasi keselamatan transportasi bertema Keselamatan Jalan Tol di Jakarta, Selasa (30/11).

Soerjanto mengatakan, temuan KNKT ini juga sejalan dengan penelitian Dinas Perhubungan Yogyakarta yang mengungkap bahwa kecelakaan di wilayah Yogyakarta sering terjadi antara pukul 10.00-13.00 yang disebabkan kelelahan dan mengantuk. Hal tersebut juga terjadi untuk kendaraan roda dua.

"Jam-jam tersebut sebaiknya lebih mawas diri. Kalau capek ya istirahat. Jangan juga minum minuman berenergi karena berarti memaksakan diri. Memang terasa tidak mengantuk tapi secara mental sudah lelah sehingga tidak bereaksi saat terjadi sesuatu," jelas Soerjanto.

Soerjanto mengatakan, pihaknya juga melakukan upaya-upaya agar kecelakaan di jalan tol dapat ditekan. Misalnya, dengan mendorong operator tol menyediakan fasilitas-fasilitas tertentu, seperti tempat mandi air panas di rest area Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

"Fokus kita kurangi masalah fatigue. Banyak di Cipali ada tempat mandi air panas di rest area. Kecelakaan turun 50%," ungkap Soerjanto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN