Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Presiden Maruf Amin

Wakil Presiden Maruf Amin

Wapres Serukan Kerja Sama Antarelemen Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:25 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id   - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengatakan  diperlukan kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan agar dampak kebijakan pengembangan industri syariah yang telah disusun, dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Optimisme ini perlu didukung dengan penguatan sinergi, partisipasi aktif semua pihak, serta terobosan kebijakan yang inklusif, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Wapres KH Ma’ruf Amin, Kamis (2/12/2021).

Wapres menyampaikan, pemerintah menyambut baik aktivitas ekonomi masyarakat yang mulai kembali normal. Baik indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan ritel, maupun Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur mengalami peningkatan.

Bank Indonesia pun memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan mencapai 4,7% sampai 5,5%. Untuk itu, pemerintah akan terus memperkuat arah kebijakan dan rencana aksi ekonomi dan keuangan syariah.

Menurut Wapres, kebijakan itu antara lain penguatan ekosistem halal value chain, terutama sektor pertanian terintegrasi, makanan halal dan fesyen muslim.

Percepatan dan perluasan implementasi halal assurance system untuk percepatan sertifikasi halal pelaku UMK.

Penguatan transformasi pengelolaan dana sosial syariah terintegrasi dan terdigitalisasi, termasuk perluasan penyaluran cash-waqf linked sukuk (CWLS).

Penerapan pembiayaan kreatif syariah melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta implementasi layanan syariah BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah juga akan menguatkan infrastruktur pendukung ekonomi dan keuangan syariah. Meliputi penguatan pelaku usaha syariah, konsolidasi sumber pembiayaan syariah, peningkatan kualitas SDM syariah, penguatan aspek regulasi, dan peningkatan literasi masyarakat.

Wapres berpesan agar sinergi antarelemen yang telah terjalin saat ini untuk terus ditingkatkan. Sehingga visi menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia tahun 2024 dapat terwujud.

“Semoga sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah, media, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus ditingkatkan. Mari bersama kita wujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia tahun 2024." pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN