Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir  Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Menteri BUMN Erick Thohir Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

PERKUAT JASA MARGA JADI PERUSAHAAN TOL,

Menteri Erick: BUMN Karya Lain Kembali ke Khittah

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:22 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memperkuat kembali posisi PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) sebagai perusahaan karya yang fokus pada sektor jalan tol. Sedangkan BUMN karya lain akan dikembalikan pada expertise masing-masing.

"Ke depan, kita akan memperkuat Jasa Marga sebagai perusahaan karya untuk tol. Lainnya kita akan kembalikan ke khittah-nya apakah fokus ke EPC atau membangun gedung," ucap Menteri BUMN Erick Thohir di rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/12).

Langkah ini diambil, kata Erick, karena saat ini BUMN-BUMN karya seperti palugada. Maka dari itu, Kementerian BUMN akan mengonsolidasikan BUMN-BUMN karya agar memiliki kekuatan sendiri seperti konsolidasi yang sebelumnya dilakukan di Bank BRI yang fokus pada UMKM, Bank Mandiri fokus pada perkotaan dan korporasi besar, Telkom business to business dan Telkomsel fokus business to consumer.

"Karya-karya ini kita akan petakan dan bagaimana kekuatan BUMN-BUMN karya ini bisa menjadi kekuatan sendiri," imbuh Erick. 

Lebih dari itu, Kementerian BUMN juga akan terus mengonsolidasikan kantor-kantor BUMN karya di luar negeri. Menurut Erick, banyaknya kantor BUMN karya di luar negeri merupakan sebuah pemborosan.

Sebut misalnya, PT Waskita Karya Tbk dan PT Wijaya Karya Tbk yang masing-masing mempunyai kantor sendiri di luar negeri.

"Kita sudah minta semua kantor itu  untuk ditutup. Semua gabung menjadi satu kantor. Ini yang kita juga coba konsolidasikan karya-karya ini menjadi perusahaan karya yang sehat mempunyai expertise dan nilai tambah ketika mereka melakukan pembangunan," papar Erick.

Belum lama ini, Kementerian BUMN juga telah berdiskusi dengan negara-negara yang memiliki akses pendanaan murah seperti Uni Emirat Arab dan Qatar untuk memberikan bantuan pendanaan ketika BUMN-BUMN karya menggarap proyek di Afrika. "Hal ini belum menjadi kepastian, tapi kita terus melobi," ujar adik Garibaldi Thohir ini.

Untuk memperkuat kembali JSMR sebagai perusahaan tol, Kementerian BUMN pun telah mengusulkan agar jalan-jalan tol untuk diprivatisasi. Mantan bos Inter Milan itu mengatakan, usulan tersebut sebagai bagian dari restrukturisasi total untuk menyeimbangkan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang sudah disuntikkan kepada PT Hutama Karya dan PT Waskita Karya Tbk. 

"Di sisi lain, Hutama Karya dan Waskita Karya juga harus mulai membuka akses mereka untuk bermitra dengan pihak lain," tandas Erick. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN