Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan 
Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur

Menparekraf Dorong Partisipasi Peserta Vaksinasi di NTT Ditingkatkan

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:07 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar peserta vaksinasi warga di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa ditingkatkan. Hal ini untuk mendorong perekonomian, khususnya sektor pariwisata.

"Ini adalah salah satu program dan upaya pemerintah untuk memulihkan dan membangkitkan perekonomian NTT, yang terdampak pandemi khususnya pada sektor pariwisata sehingga pada saatnya nanti bisa bangkit dan membuka peluang lapangan pekerjaan yang lebih lebar untuk masyarakat", kata Mas Menteri, demikian sapaan akrab Sandiaga Uno saat kunjungan kerja di Labuan Bajo, NTT belum lama ini.

Dijelaskannya juga bahwa dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat setidaknya masyarakat yang menerima vaksin dosis 1 per 28 November 2021 telah mencapai 76,5 persen dan dosis 2 mencapai 35,1 persen. “Pencapaian 76,5 persen ini harus kita apresiasi dan atur strategi untuk terus meningkatkannya,” ujarnya.

Sandiaga Uno mengatakan, saat ini tingkat vaksinasi untuk usia anak dan remaja 6- 17 tahun di Kabupaten Manggarai Barat masih tergolong kecil.”Saya mendorong Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk bisa mengatur strategi agar vaksinasi usia anak dan remaja juga bisa ditingkatkan," tukas Mas Menteri.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kolaborasi untuk percepatan vaksinasi di wilayah pemerintahannya. “Ini adalah salah satu langkah yang ditempuh Pemda sehingga bisa mencapai percepatan 76,5 persen hingga saat ini” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke sentra vaksinasi, Menparekraf Sandiaga Uno turut didampingi Wkil Menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Budie Arie Setiadi; Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Vinsensius Jemadu, serta Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi.

Menparekraf juga mendatangi kantor baru Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Diterima langsung oleh Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina, dalam sambutannya di Kantor BPOLBF mengungkapkan bahwa kantor representatif BPOLBF kini disertai fasilitas yang memadai sehingga dapat mengakomodasi berbagai kegiatan dengan komunitas lokal dan tokoh masyarakat sehingga diharapkan terjalin hubungan dan komunikasi yang harmonis antara BPOLBF & Masyarakat Labuan Bajo Flores.

Setelah berkunjung ke kantor BPOLBF, Menparekraf Sandiaga Uno melanjutkan perjalanan ke Kampung Waerebo, Desa Satar Lenda di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur yang masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Sandi memecahkan rekor sebagai Menteri pertama yang mendaki ke Waerebo, dalam waktu hanya 1 jam 7 menit untuk mendaki dan 56 menit untuk turun. Bersama dengan Stafsus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan, Indra Ni Tua; Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf : Vinsensius Jemadu, Praktisi Parekraf, Hari Sungkari; Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov. NTT, Dr. Zeth Sony Libing serta Bupati Manggarai Herybertus Nabit, Mas Menteri, turut mengikuti permainan tradisional Rangkuk Alu. Sebuah permainan khas Manggarai, Flores, NTT yang dilakukan oleh empat orang dengan memegang empat tongkat bambu sambil membentuk palang yang kemudian digerak-gerakkan, sementara kedua pemain masuk ke dalam palang bambu sambil melompati celah-celahnya agar tidak terjepit bambu.

Berlokasi di pegunungan terpencil di Kampung Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese Barat, Manggarai, Nusa Tenggara Timur Kampung Waerebo berada di atas ketinggian 1.200 mdpl, destinasi ini sering disebut kampung di atas awan dan memiliki 7 rumah adat yang menjadi ikon arsitektur yaitu Mbaru Niang (berbentuk kerucut).

Kampung Waerebo menawarkan pemandangan hamparan rumput hijau yang dikelilingi pegunungan lengkap dengan kabut juga menjadi pesona desa. Sehingga memberikan kesan magis, namun damai, tenang, dan sejahtera.

Selain itu, tempat ini juga punya sumber mata air bernama Sosor yang potensial menjadi destinasi wisata dan berasal dari pegunungan yang masih dimanfaatkan oleh masyarakat desa untuk mandi, mencuci dan untuk minum sehari-hari. Uniknya sosor terbagi dua, khusus perempuan dan laki-laki.

"Di Waerebo, selain Rangkuk Alu, ada juga tarian Caci, yang merupakan salah satu bentuk refleksi dari kebudayaan dan kehidupan warga Waerebo", tambah Shana Fatina. "Sedangkan di kriya Desa Wisata Kampung Waerebo punya kerajinan kain tenun. Khas dari kain tenun ini yaitu bermotif Manggarai yang menyerupai bunga dan memiliki warna yang lebih cerah. Sedangkan di sektor kuliner, ada kopi dan juga madu hutan, BPOLBF juga nantinya akan mengembangkan sektor UMKM ini lewat situs online market place", tambah Shana lagi.

"Saya titipkan etos kerja 4 AS, yaitu kerja keras bagaimana kita menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Waerebo ini adalah pekerja keras. Kedua, kerja cerdas, kecerdasan kita untuk mengelola kelestarian alam. Ketiga, kerja tuntas, dengan mendapatkan hasil terbaik di UNWTO. Dan terakhir, kerja ikhlas, kita berikan yang terbaik dan sisanya kita serahkan yang di atas untuk menentukan. Tapi saya yakin Waerebo akan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujar Menteri Sandiaga Uno.

Bupati Manggarai Heribertus G.L.Nabit turut menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menparekraf Sandiaga ke Desa Wisata Waerebo. “Terima kasih banyak, Pak Menteri ini adalah menteri pertama yang datang ke Waerebo, terima kasih banyak sudah bersusah payah menuju ke sini dan membuang waktu di luar jangkauan untuk komunikasi. Kami menantikan pendampingan tersebut, agar cita-cita kami terwujud, kami berharap dan berdoa semua niat kita terwujud,” ujar Heribertus.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN