Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi RI Masih pada Tahap Sangat Awal

Senin, 3 Januari 2022 | 16:58 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pemulihan yang tengah dijalani oleh perekonomian Indonesia masih pada tahap yang sangat awal, mengingat masih banyak tantangan yang dihadapi, baik dari sisi domestik maupun global. Oleh karena itu, kerja sama, koordinasi, dan sinergi antarotoritas masih tetap diperlukan memasuki tahun 2022 ini.

“Kita melihat, tantangan masih sangat banyak, jadi pemulihan ekonomi masih pada tahap yang sangat awal. Masyarakat dan sektor sektor usaha sudah mulai bangkit, namun kita juga tahu bahwa masih ada scarring effects (efek luka) yang harus kita jaga dan harus kita pulihkan. Lingkungan global juga masih sangat dinamis,” ujar Sri Mulyani dalam sambutan pada acara Silaturahmi Tahun Baru Bank Indonesia 2022, Senin (3/1).

Menkeu berharap, tahun ini akan menjadi tahun yang lebih baik, setelah dua tahun menjalani masa yang luar biasa karena dunia dihadapkan pada musibah yang juga merupakan ujian bagi semua negara. “Kita sebagai policy maker bekerja sama dengan Pak Perry (Gubernur BI), OJK dalam hal ini Pak wimboh (Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan/OJK) untuk bahu-mambahu menangani dampak Covid-19 terhadap berbagai hal, masyarakat, ekonomi, dan keuangan yang sangat kompleks,” papar Sri Mulyani.

Ia mengatakan, bersama-sama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan telah mengawal proses penanganan pademi dari mulai merancang Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang kemudian menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020. “Oleh Presiden Joko Widodo, (ketentuan ini) dijadikan landasan dalam tiga tahun ini untuk mengelola suasana yang luar biasa tantangannya. Tidak hanya dari semangat Perppu, tadi juga semangat kebersamaan di dalam merumuskan langkah-langkah,” tandas Sri Mulyani.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN