Menu
Sign in
@ Contact
Search
JNE

JNE

Tak Hanya Kirim Barang, JNE Juga Sokong UMKM untuk Berkembang

Rabu, 5 Jan 2022 | 23:11 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam memperkuat dan menggerakan perekonomian nasional. Salah satu buktinya, sektor UMKM berhasil menjadi pedal gas pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 60% hingga 62% pada periode 2018-2020. Bahkan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) memproyeksikan pada 2021 kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 62,36% dan pada 2024 bisa menembus menjadi 65%.

Begitu besar kontribusi UMKM itu membuat pemerintah dan berbagai pihak memberikan perhatian serius terhadap pelaku UMKM. Tak hanya lembaga keuangan yang kini berlomba memberikan bantuan dari sisi finansial, juga perusahaan logistik yang menjadi kunci kelancaran distribusi barang juga memberikan perhatian untuk memperkuat eksistensi UMKM di Tanah Air. Salahs atunya dilakukan dengan memasukkan UMKM kedalam ekosistem logistik yang terdigitalisasi dan terkoneksi dengan platform penjualan digital (e-commerce)

Para pelaku UMKM pun mengaku merasa terbantu dengan ekosistem logistik yang terdigitalisasi itu. Salah satunya dirasakan oleh Sri Mujiyanti, pemilik usaha kue Bolu Kering dengan brand Yuri Mart. Perempuan 26 tahun itu, kini semakin bersemangat untuk meningkatkan omzet usahanya meskipun pandemi belum usai.

‘’Di awal pandemi 2020 silam penjualan hancur karena saya menjualnya dengan skema titip ke toko. Tetapi setelah berjualan di e-commerce pada pertengahan 2020, sampai sekarang penjualan terus meningkat,’’ujarnya berkisah kepada Investor Daily, kemarin.

Advertisement

Memproduksi kue di kediamannya Jalan Darma Putra X No 30 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, kini Sri mampu mengirim hingga 100 bungkus bolu kering hingga ke berbagai daerah di Indonesia. ‘’Dulu hanya dititipkan di warung-warung di sekitar rumah saja. Sekarang bisa kirim hingga Bali, Aceh, Riau, Makassar, Lampung,’’ungkapnya.

Sri pun bersyukur saat ini bisa menjual dagangannya hingga ke luar Jawa. Memanfaatkan ekspedisi JNE, Sri mengaku kue yang dikirimkan ke pelanggan selalu datang tepat waktu. Bahkan, terkadang lebih cepat dari perkiraan yang diberikan oleh petugas di kantor JNE Radio Dalam, Jakarta Selatan tempat dia biasa mengirimkan orderan. ‘’Ke Tasikmalaya dengan JNE hanya 1 hari bahkan ke Aceh hanya 3 hari dengan biaya yang wajar,’’tuturnya.

Bahkan, dia menilai biaya pengiriman JNE lebih murah sehingga banyak pelanggannya yang memilih menggunakan jasa ekspedisi ini. ‘’Kalau di e-commerce kan sering ada diskon ongkos kirim. Nah JNE paling murah dan paling cepat sampai, jadi pelanggan banyak yang memilih ekspedisi ini,’’tuturnya.

Sri menilai, kecepatan pengiriman barang menjadi faktor penting agar pelaku UMKM seperti dirinya bisa terus mendapat kepercayaan dari konsumen. ‘’Jika pesanan cepat datang, pelanggan tentu senang. Sehingga mereka akan memesan lagi,’’cetusnya.

Dia pun mengaku tak hanya mengirim pesanan kue bolu, untuk pengiriman barang lain selain dagangannya, Sri juga memanfaatkan jasa JNE. ‘’Gerainya ada dimana-mana sampai pelosok juga ada, jadi gampang untuk pengiriman. Melihat status pengiriman di JNE mudah, bisa dari handphone,’’katanya.

Tak hanya Sri yang bermukim di Jakarta yang menilai kelancaran distribusi barang menjadi kunci keberlangsungan usaha UMKM, Nur Endang Edi pelaku UMKM kuliner dengan brand PawonQ di Sangatta, Kalimantan Timur juga merasakan hal yang sama. Keripik Singkong, keripik pisang dan sambal yang diproduksinya kini banyak dipesan oleh pelanggan di pulau Jawa. ‘’Permintaan ke Jakarta dan Surabaya banyak untuk keripik singkong keripik pisang dan sambal,’’ucapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin.

Wanita asal Malang, Jawa Timur yang sudah 12 tahun bermukim di Sangatta ini mengungkapkan, jaringan ekspedisi JNE sudah menjangkau hingga pelosok Sangatta. ‘’Untuk kawasan Kalimantan pengirimannya sangat cepat,’’cetusnya. Sedangkan untuk pengiriman ke luar Kalimantan, barang akan dibawa dulu ke Samarinda atau Balikpapan.

Endang memiliki keinginan besar agar produknya bisa terus berembang hingga ke mancanegara. Menurut dia, karena banyak pelanggan yang sudah membeli produknya menggunakan jasa pengiriman JNE, dirinya berpikir untuk menggunakan jasa ekspedisi ini untuk mengekspor produknya ke luar negeri. ‘’Saya ingin juga ekspor, sudah banyak menggunakan JNE karena yang tercepat. Tetapi saya masih belum tahu biayanya mahal atau tidak,’’paparnya.

Tak hanya dari sisi pelaku UMKM, dari sisi pembeli pun menilai, kecepatan waktu pengiriman barang menjadi salah satu faktor penting untuk membeli kembali sebuah produk yang dijual. ‘’Penting untuk mendapatkan barang yang kita beli dengan cepat,’’ungkap Ahmad Priyadi, yang tinggal di Perum DKI Joglo Blok J, Jakarta Barat, kemarin.

Dia pun mengaku kerap membeli beragam produk di e-commerce maupun pembelian melalui aplikasi pesan singkat dan meminta penjual mengirimkan pesanannya melalui ekspedisi JNE. ‘’Karena menurut saya mereka (JNE) yang paling cepat dan aman. Beli batik dari Pekalongan dua hari sudah datang. Beli kerajinan kulit dari Garut sehari sudah sampai,’’katanya. Dari sisi tarif pun, Priyadi mengungkapkan, JNE menerapkan tarif standar. ‘’Ada macam-macam tarif, teapi yang Yes atau Oke pun cepat sampainya,’’tuturnya.

Terus Dukung Kemajuan UMKM

JNE sendiri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan sektor UMKM. Mengutip dari publikasi resmi perusahaan, sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ekosistem untuk Transformasi UKM Masa Depan, JNE berkolaborasi dengan Smesco Indonesia dan YukBisnis menghadirkan Smesco Fulfillment Center (Logistik UKM). Kerjasama strategis ini merupakan layanan logistik Smesco untuk para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dengan tarif terjangkau.

JNE akan berperan sebagai perusahaan logistik dalam mengirmkan barang UKM dan YukBisnis menjadi operator Smesco Fullflllment Center yang berlokasi di Gedung SME Tower, Smesco Indonesia, Jl. Gatot Subroto No.Kav. 94, Pancoran, Jakarta Selatan.

Fasilitas Smesco Fulfillment Center yang berlokasi di Lt. 11 Gedung Smesco Indonesia ini memiliki luas 1250m². Pada ruangan ini telah tersedia 400 unit lemari dan 2000 level rak yang mampu menyimpan 136.800 item barang milik UKM serta didukung system warehouse manajemen, ruangan berpendingin, operator bersertifikasi, dan call center yang terintegrasi.

Dengan adanya fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan peluang dan memberikan kemudahan kepada para UKM dalam melakukan proses jual – beli secara online, sehingga para pelaku usaha dapat fokus kepada proses produksi dan pengembangan atau inovasi produk, serta penjualannya. Hal itu karena pengelolaan warehousing ditangani oleh Smesco Fulfillment Center yang dilakukan secara profesional dan terintegrasi langsung dengan layanan pengiriman, sehingga update data jumlah stok barang, serta status pengiriman tiap paket tersedia secara berkala.

‘’Para pelaku industri kreatif kerap disibukan dengan proses warehousing, pengaturan stock barang, packaging, sampai dengan pengiriman paket ke tiap buyer,’’ujar Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto. Hal itu berpotensi menurunkan konsentrasi terhadap upaya peningkatan penjualan, pengembangan atau inovasi produk dari segi kuantitas mau pun kualitas, dan yang lainnya.

“Agar bisa mengatasi tiap tantangan dan meraih tiap peluang di era digital, sinergi dan kolaborasi bersama dengan mitra strategis harus terus dilakukan,’’tegasnya. Karenanya, kehadiran Smesco Fulfillment Center diharapkan dapat mendorong kemajuan bisnis pelaku usaha sehingga tidak perlu lagi menangani aktifitas logistik yang memerlukan effort besar di dalam proses bisnis.

Feriadi menambahkan, dengan kerjasama strategis ini berbagai fasilitas dalam Smesco Fulfillment Center, seperti, warehousing, order fulfillment, technology development, shipping management dan delivery, menjadi solusi lengkap untuk para UKM lokal. JNE akan terus mewujudkan semangat Connecting Happiness yaitu mengantarkan kebahagiaan dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri. Karenanya dalam #JNE31tahun, #JNEMajuIndonesia #jnecontentcompetition2021 perusahaan ini menegaskan kembali komitmen tersebut.

“Harapan kami kolaborasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam memberikan kontribusi dan bergotong-royong bersama pemerintah untuk memajukan perekonomian nasional,’’katanya.

JNE pun tetap konsisten melanjutkan pembangunan mau pun standardisasi infrastruktur dan perluasan jaringan. Tujuannya agar kualitas pelayanan semakin maksimal dan memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam melakukan aktifitas pengiriman karena titik layanan JNE mudah dijangkau. Salah satu perluasan jaringan yang dilakukan JNE yakni membuka jaringan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Pulau ini dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif, pariwisata dan konservasi alam. Dengan meningkatnya industri kreatif dan sebagai destinasi wisata unggulan di Kepulauan Seribu, JNE melihat potensi yang cukup besar dan patut menjadi perhatian khusus.

Tak hanya di pulau Jawa, sebagai bentuk dukungan terhadap UKM, JNE mendukung para pelaku usaha kecil di berbagai daerah. Salah satunya dengan memberikan promo khusus untuk kiriman dengan volume besar. Hal itu dilakukan pada 15 September-15 November 2021 silam untuk pengiriman Reguler dan JTR (JNE Trucking).

Untuk kiriman dari dan tujuan Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menggunakan layanan Reguler sedangkan kiriman dari tujuan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pulau Flores Nusa Tenggara Timur menggunakan layanan JTR. Masyarakat mendapatkan promo ini di seluruh jaringan JNE di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Promo itu merupakan salah satu respon atas permintaan para pelanggan JNE. Sebab, selama ini beberapa pelaku usaha kecil mengharapkan adanya ongkos kirim yang lebih kompetitif agar dapat memasarkan produknya ke luar daerah.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) Smesco, Leonard Theosabrata, menilai, Smesco terus berupaya memberdayakan UKM dengan sejumlah layanan. Salah satunya adalah Smesco Fullfilment Center, layanan pengiriman barang atau logistik bagi UKM dengan tarif terjangkau. Layanan pengiriman barang ini bisa menjangkau seluruh wilayah Jawa dan beroperasi penuh awal 2022. Layanan ini dinilai sangat penting, dan bisa menjadi pelengkap bagi Smesco sebagai pusat layanan UKM.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com