Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembangunan rumah untuk MBR

Pembangunan rumah untuk MBR

Anggarkan Rp5,1 Triliun, Menteri Basuki: Prioritaskan Kualitas Rumah MBR

Selasa, 11 Januari 2022 | 17:40 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kementerian  Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp 5,1 triliun sektor perumahan selain untuk meningkatkan akses hunian layak juga menjaga kualitas.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan hunian layak dan berkualitas terutama bagi perumahan dengan fasilitas bantuan pembiayaan dari Pemerintah,” kata Basuki, dalam siaran pers, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan kualitas rumah sesuai haknya, dan pengembang tentunya juga harus memenuhi kewajibannya membangun sesuai dengan ketentuan.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, Ditjen Perumahan pada tahun 2022 ini mendapatkan anggaran sebesar Rp5,1 triliun. Anggaran tersebut diperuntukan untuk mengembangkan sejumlah program perumahan yang akan dilaksanakan antara lain membangun rumah khusus, rumah susun, peningkatan kualitas rumah swadaya milik MBR yang belum memenuhi standar layak huni, serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah MBR.

Berdasarkan RPJMN 2020-2024, Pemerintah bersama stakeholders bidang perumahan bekerja keras memastikan 70 % rumah tangga di Indonesia menghuni rumah layak melalui penyediaan sekitar 11 juta unit rumah.

Pembungan rumah susun oleh Kementerian PUPR
Pembungan rumah susun oleh Kementerian PUPR

Dikatakan Iwan, anggaran tersebut akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menyediakan target pembangunan 1.823 unit rumah khusus, 5.141 unit rumah susun, penanganan 87.500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik MBR, dan penyediaan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) untuk melayani 20.500 unit rumah milik MBR.

Untuk memastikan hal tersebut, Iwan mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, pengembang perumahan, perbankan, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan hunian layak untuk masyarakat.

“Kami berharap tahun 2022 ini para pegawai bisa menerapkan, serta menjaga spirit dan militansi PUPR dalam menjalankan tugas sehari hari. Kami juga siap menggandeng seluruh mitra kerja bidang perumahan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar masyarakat Indonesia bisa menempati rumah yang layak huni,” tutur Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menerangkan, pihaknya akan tetap memperhatikan kualitas dan estetika bangunan perumahan yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perumahan.

“Hal itu diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Sejuta Rumah sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan perumahan yang berkualitas dan layak huni serta nyaman untuk ditempati,” ujar Iwan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN