Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong.

Asosiasi E-Commerce Indonesia Yakin Gelaran G20 di Indonesia Berdampak Positif

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:40 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id)

Jakarta, investor.id – Asosiasi E-Commerce Indonesia atau Indonesian E-Commerce Association (IdEA) siap mendukung sepenuhnya presidensi Indonesia di G20 yang akan berlangsung selama beberapa bulan di tahun 2022. Gelaran ini diyakini akan membawa dampak positif, khususnya perkembangan pasar digital. 

"Kami sudah berkomitmen dalam pelaksanaan G20, kita akan kerja sama dengan pemerintah. Hal ini akan selalu terbuka kami lakukan," kata Wakil Ketua Umum IdEA Budi Primawan ketika melakukan dialog dengan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong, di Jakarta, Selasa (11/1/2022). 

G20 yang diketuai Indonesia dalam satu tahun pelaksanaan ke depan harus dimanfaatkan secara optimal. Ini agar manfaatnya dapat benar-benar berpengaruh secara konkret kepada pelaku e-commerce

"Presidensi G20 Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal, karena kegiatan ini tidak rutin datang ke Indonesia dalam beberapa tahun ke depan," kata Budi. 

15 Juta UMKM Go Digital  
Gelaran G20 akan membawa dampak yang positif kepada pasar digital dalam negeri, yang kini banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).  Ini mengingat terdapat sekitar 15 juta pelaku UMKM yang telah mengisi pasar digital di dalam negeri. 

"Dampak yang dimaksud adalah, pelaku UMKM akan memiliki peluang besar dalam memasarkan, sekaligus menunjukkan pada dunia terkait kualitas dan keandalan produk Indonesia. Ini membuka peluang yang lebih besar, sehingga pelaku UMKM dapat lebih sejahtera ketika memanfaatkan pasar digital," tutur Budi. 

Sebagai upaya mendukung para pelaku UMKM untuk memanfaatkan secara optimal momentum gelaran sidang pertemuan G20 dalam beberapa waktu ke depan, IdEA melakukan pelatihan terhadap pelaku UMKM. Pelatihan, saat ini, dilakukan langsung oleh pelaku usaha yang berhasil meningkatkan penjualan di pasar digital. 

Melalui metode yang digunakan itu, lanjut Budi, tentunya akan memacu semangat para pelaku UMKM yang lain untuk mengikuti jejak pelaku usaha yang telah berkembang. Ini penting bentuk meningkatkan peluang pelaku pasar digital menjadi lebih besar. 

"Bukan ngajak trainer saat pelatihan, kita ajak yang merupakan seller yang sukses di pasar digital," imbuh Budi. 

Di saat yang sama, Head of Public Policy and Government Relation IdEA Rofi Uddarojat mengatakan, dari sisi komunikasi publik, IdEA akan berpartisipasi secara aktif dalam menggaungkan gelaran G20.

Apalagi momentum G20 diyakini punya manfaat, di antaranya mendorong pengentaskan dari kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Makanya, pihaknya juga akan berupaya menggaungkan hal ini tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di negara yang menjadi anggota G20 maupun negara lain. 

"Kita ingin menyebarkan benefit ekonomi digital ke seluruh dunia," kata Rofi. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN