Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim bersama Direktur GBC Lee Jong Soon (kanan). Foto: Humas Kementerian Koperasi dan UKM

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim bersama Direktur GBC Lee Jong Soon (kanan). Foto: Humas Kementerian Koperasi dan UKM

Kemenkop UKM-Korea Perkuat Kerja Sama Pengembangan KUKM Melalui Green Business Center

Jumat, 14 Januari 2022 | 12:42 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan dengan adanya Green Business Center (GBC) menyediakan kesempatan bagi UKM di Indonesia dan Korea untuk membangun kerja sama melalui pertukaran teknologi dan business matching antara UKM di Indonesia dan Korea.

GBC didirikan oleh Pemerintah Indonesia (Kementerian Koperasi dan UKM) dan Korea Selatan (Ministry of SME's and Startups) pada tahun 2011 sebagai bentuk pelaksanaan kerjasama pengembangan koperasi dan UKM berbasis eco-green yang ramah lingkungan.

Advertisement

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim berharap ke depan GBC dapat menjadi pusat pengembangan kewirausahaan, transfer teknologi terutama teknologi yang berwawasan lingkungan. Juga, dapat semakin mendorong kemitraan usaha antara UKM Indonesia dengan UKM Korea.

"Kita akan terus perkuat kerja sama ini dan saling mendukung dalam pengembangan koperasi dan UKM di Indonesia," kata Arif dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (14/1).

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim. Foto: Humas Kementerian Koperasi dan UKM
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim. Foto: Humas Kementerian Koperasi dan UKM

Komitmen tersebut akan dilakukan melalui peningkatan iklim kewirausahaan, pengembangan inkubator wirausaha, dan peningkatan akses pembiayaan bagi wirausaha. Dari segi reformasi aturan dan regulasi, penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang KUMKM juga akan memfasilitasi berbagai kemudahan.

Salah satu kemudahan yang diberikan untuk UMKM maupun startup adalah dalam hal mendapatkan inkubasi dari lembaga inkubator, baik inkubator pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, maupun dunia usaha.

Arif mengatakan lembaga inkubasi memiliki peran strategis dalam penciptaan dan pengembangan usaha. Khususnya, bagi usaha-usaha yang berbasis teknologi, berwawasan lingkungan, berorientasi ekspor, maupun berbasis industri kreatif. Terlebih lagi Kemenkop UKM memiliki beberapa program strategis lain yang salah satunya adalah menciptakan sebanyak mungkin produk dari usaha mikro dan kecil setelah dikurasi masuk rantai pasok. Di samping itu, Kemenkop UKM juga memiliki target menumbuhkan banyak wirausaha muda berbasis teknologi.

"Kami akan mendesain terciptanya wirausaha-wirausaha muda di Indonesia. Bukan lagi menjadi wirausaha karena susah mencari lapangan kerja. Termasuk melahirkan startup-startup baru, yang unggul, inovatif, dan berdaya saing," kata Arif.

Direktur GBC Lee Jong Soon mengatakan bahwa GBC memiliki misi mempercepat Green Business untuk potensi bisnis dengan cara meningkatkan perusahaan digital, yang berdampak baik terhadap lingkungan sebagai upaya untuk masa depan.

"GBC juga menjadi pusat dan penghubung untuk Green Business," imbuh Lee.

Tak hanya itu, GBC juga memiliki banyak kegiatan pendukung, yaitu untuk meminimalisir risiko investasi asing dan membantu meningkatkan daya saing melalui inkubasi.

"Kita juga akan memberikan dukungan pendidikan berskala internasional dan membantu memperluas jaringan, baik di dalam maupun luar negeri. Termasuk memberikan fasilitas bagi tenant seperti konsultasi, pemasaran, dan memberikan update pasar terkini," pungkas Lee. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN