Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Kapal pengangkutan batu bara. Foto ilustrasi: IST

Kapal pengangkutan batu bara. Foto ilustrasi: IST

Kementerian BUMN Lakukan Kajian Teknis Pembubaran PLN Batu Bara

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:05 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji secara teknis pembubaran PT PLN Batubara, anak usaha dari PT PLN (Persero). Pembubaran guna menyederhanakan alur birokrasi pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit PLN.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, upaya pembubaran tersebut harus melalui kajian atau perhitungan teknis, termasuk terkait total aset yang dimiliki PLN Batubara.

“Soal PLN Batubara, itu benar (rencana pembubaran). Sekarang ini kami lagi kaji secara teknis untuk pembubarannya, hitung asetnya seberapa banyak. Kan harus ada proses itu juga,” ujarnya kepada media, Jumat (14/1/2022).

Setelah kajian tersebut rampung, Kementerian BUMN baru akan membubarkan PLN Batubara untuk tujuan efisiensi. Pasalnya, kata Arya, selama ini alur rantai pasokan batu bara dinilainya terlalu panjang, yakni batu bara yang dipasok ke PLN berasal dari PLN Batu Bara yang dibeli dari produsen swasta. Setelah itu, pasokan batu bara justru dijual kembali ke perusahaan induk.

“Kemudian kenapa harus dibubarkan? Salah satunya supaya efisiensi, karena selama ini batu bara yang dibeli PLN itu tetap dari PLN Batu Bara. Artinya, PLN Batu Bara beli dari pemilik batu bara, lalu masuk ke PLN Batu Bara, kemudian dijual lagi ke PLN,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, ia menyebut PLN Batu Bara pasti mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, upaya efisiensi harus dilakukan dengan mengubah rantai alurnya, yakni perusahaan tambang batu bara dapat langsung memasok batu bara ke PLN dan tidak perlu lagi melalui PLN Batu Bara.

Adapun terkait ada atau tidaknya permainan di PLN Batubara, disebutnya baru dapat diketahui setelah proses audit rampung. Dia memastikan bahwa proses pengkajian dan audit dari rencana pembubaran PLN Batu Bara akan dilakukan secara transparan.

“Soal nanti apakah di sana selama ini banyak permainan atau enggak, itu nanti hasil audit, baru akan jelas itu semua. Kita tunggu saja, yang pasti kita akan selalu transparan untuk itu,” ujar Arya.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN