Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Dodok Dwi Handoko.

Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Dodok Dwi Handoko.

Tujuh BUMN Penerima PMN Harus Capai KPI

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:04 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah mewajibkan tujuh BUMN yang menerima penyertaan modal negara (PMN) pada tahun ini dengan total Rp 38,48 triliun untuk dapat mencapai indikator kinerja utama (key performance indicators/KPI). Adanya KPI sebagai upaya akuntabilitas pembiayaan investasi pemerintah yang berasal dari dana APBN.

Tenaga Pengkaji Restrukturisasi, Privatisasi, dan Efektivitas Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Dodok Dwi Handoko menuturkan, PMN akan semakin mendukung perusahaan pelat merah untuk ekspansi merealisasikan pembangunan dalam negeri. Karenanya, pemanfaatannya harus dari dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Menteri Keuangan sebagai last resort yang berkapasitas memberikan tambahan PMN mewajibkan setiap penerima PMN untuk mencapai KPI,” kata dia dalam media briefing secara daring, Jumat (14/1).

Menurutnya, KPI merupakan bentuk komitmen dari BUMN untuk mencapai target serta bagian dari transparansi dan pertanggungjawaban kepada publik atas penggunaan dana dari APBN. KPI khusus PMN tersebut meliputi dua hal utama, yaitu output dan outcome. Target output antara lain target realisasi fisik pembangunan proyek, rasio elektrifikasi, serta penggunaan dana PMN sesuai peruntukannya. Sementara target outcome seperti target penyerapan tenaga kerja lokal dan produk lokal/UMKM, serta peningkatan kunjungan wisatawan.

“Kami minta komitmen (penyelesaian proyek) itu di depan. Kalau diminta menyelesaikan proyek tahun 2022, ya harus selesai. Karena (di BUMN) tidak ada mekanisme pressure yang rigid seperti layaknya kementerian, kami ingin inline dengan rencana kerja pemerintah di tahun anggaran yang direncanakan,” ucap Dodok.

Rincinya, PT Waskita Karya memperoleh PMN sebesar Rp 3 triliun untuk penyelesaian Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung dan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) mendapat PMN Rp 1,08 triliun untuk proyek infrastruktur dengan tambahan eksposur penjaminan Rp 10,85 miliar.

Selanjutnya, PMN senilai Rp 2 triliun akan digunakan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk dukungan pembiayaan perumahan bagi MBR dengan target 200 ribu unit. PT Adhi Karya akan menggunakan PMN sebesar Rp 1,97 triliun untuk berinvestasi pada Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo, Tol Yogyakarta-Bawen, dan SPAM Regional Karian-Serpong.

Berikutnya, PT Hutama Karya akan menggunakan PMN sebesar Rp 23,85 triliun untuk kelanjutan pembangunan delapan ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS). Delapan ruas jalan tol ini meliputi Pekanbaru-Dumai, Binjai-Langsa, Indralaya-Muara Enim, Kisaran-Indrapura, Kuala Tanjung-Parapat, Penanjung-Bengkulu, Sigli-Banda Aceh, dan Pangkalan-Pekanbaru.

Perumnas akan menggunakan PMN Rp 1,56 triliun untuk peningkatan kapasitas usaha dalam melanjutkan pengadaan satu juta rumah serta mendukung persediaan perumahan rakyat untuk MBR. Terakhir, PT PLN (Persero) memperoleh PMN Rp 5 triliun untuk pembangunan proyek ketenagalistrikan berupa transmisi, gardu induk dan distribusi listrik desa, serta mendukung pengembangan lima daerah pariwisata superprioritas (DPSP) yaitu Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur dan Likupang.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN