Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Angkat Ekonomi Wisata di Maluku Melalui Kampung Budaya Morella

Angkat Ekonomi Wisata di Maluku Melalui Kampung Budaya Morella

Angkat Ekonomi Wisata di Maluku Melalui Kampung Budaya Morella

Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:03 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

MALUKU TENGAH, investor.id - Berbicara tentang budaya di Indonesia sepertinya kita tidak bisa melupakan Provinsi Maluku yang memiliki berbagai macam negeri adat salah satunya Morella. Negeri yang penuh dengan kearifan lokal, sarat dengan tempat bersejarah, serta banyak situs peninggalan yang wajib untuk dijaga dan dirawat.

Negeri tersebut memiliki banyak budaya dan adat istiadat yang tidak kalah dengan negeri lainnya Maluku, bahkan seluruh Indonesia.

Memiliki semangat serupa, Dompet Dhuafa coba berperan aktif dalam melestarikan kekayaan budaya yang di miliki Negeri Morella melalui Program Serambi Budaya Dompet Dhuafa (DD).

Komitmen ini semakin ditegaskan dengan meluncurkan Kampung Budaya Morella, pada Kamis (13/1/2022) di Negeri Morella, Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, dengan mengundang berbagai stakeholder di Provinsi Maluku untuk melakukan KolaborAsi bersama.

Kegiatan ini diisi dengan berbagai pertunjukan tari-tarian tradisional seperti Tari Menhuai, Tari Reti, dan Tari Cakalele yang merupakan penggambaran perjuangan masyarakat Maluku dalam mengusir penjajah pada masa lalu. Selanjutnya, puncak dari kegiatan ini adalah pemukulan tifa alat musik tradisional Maluku oleh Ustadz Ahmad Sonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya & Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa dan Gubernur Provinsi Maluku yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan, Umar Alhabsy sebagai simbol diresmikannya Kampung Budaya Morella.

"Kita paham bahwa Indonesia dipenuhi dengan berbagai macam kepulauan, lebih dari 13.000 pulau yang tersebar di seluruh Nusantara, masing-masing kepulauan memiliki adat-istiadat, karakter, budaya berbeda-beda. Semakin waktu berjalan, generasi saat ini sudah mulai kehilangan karakter dan jati diri budaya, inilah yang mendasari kenapa kami mengangkat tema Serambi Budaya dan mengangkat Kampung Budaya di Negeri Morella ini agar berbagai macam budaya, adat-istiadat, kebiasaan, seni, dan yang lainnya terus terjaga dan terpelihara serta dipahami oleh lintas generasi," ucap Ustaz Ahmad Shonhaji disela-sela acara.

Selanjutnya Shonhaji juga berharap apa yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa juga diperkuat dengan berbagai KolaborAksi dengan berbagai pihak agar tujuan dari pengembangan Serambi Budaya ini mampu direalisasikan di Kampung Budaya Morella ini.

"Harapannya ini menjadi kontribusi untuk menjaga kekayaan budaya Nusantara yang kami lakukan. Kami mengajak semua multi-stakeholder, para mitra, korporasi, dinas terkait dan seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan Serambi Budaya yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa," ujar Ustaz Ahmad Shonhaji.

Sementara itu, Umar Alhabsy mengapresiasi program Serambi Budaya Dompet Dhuafa di Negeri Morella untuk membantu masyarakat Maluku sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan seni budaya. Menurutnya, sebagai masyarakat yang mendiami sebuah Provinsi Kepulauan yang sangat luas di Indonesia, sudah seharusnya masyarakat bangga bahwa daerah ini kaya akan aneka seni dan budaya yang sangat unik serta beragam.

"Hal ini merupakan berkah, sehingga seni budaya Maluku yang kita wariskan saat ini merupakan simbol dari keragaman budaya yang telah menciptakan identitas dan karakter Masyarakat Maluku dari masa ke masa, dengan begitu akan terbentuk generasi muda Maluku yang berkarakter dan memiliki kepribadian yang teruji," ujar Umar.

Masyarakat Morella sangat menyambut baik adanya program Serambi Budaya di tempat mereka. Hal ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Negeri Morella untuk kembali menggali adat-istiadat serta budaya yang hampir tertutup dengan adanya modernisasi. Masyarakat ingin budaya Negeri Morella mampu dikenal sampai di kancah Internasional sebagai salah satu budaya kekayaan Indonesia.

"Memang betul kami di Negeri Morella banyak hal ihwal tentang adat-istiadat yang perlu dikaji kembali dan dokumentasikan serta disebar luaskan di tingkat Nasional maupun tingkat Internasional. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut dengan baik dan saya sebagai Raja Negeri Morella kepala pemerintah Negeri Morella mengucapkan banyak terima kasih yang sangat besar kepada Dompet Dhuafa karena telah bekerja sama dengan negeri kami. Kami ingin supaya Negeri Morella kami terkenal di luar sana di kancah Nasional dan Internasional," tutur Fadlil Sialana selaku Raja Negeri Morella.

Program ini akan dikelola oleh masyarakat Negeri Morella dan mendapatkan pendampingan intensif dari Dompet Dhuafa Maluku. Melalui Kampung Budaya Morella, segala bentuk kekayaan budaya serta keragamannya akan dirawat dan dilestarikan agar tidak punah dan terlupakan begitu saja.

Budaya kekayaan yang dimiliki tanah Maluku memang tidak ada habisnya, Negeri Morella hanya satu dari sekian banyak anugerah kekayaan budaya yang dimiliki.

"Kami lihat program ini ternyata ada sesuatu hal yang harus kita naikkan yaitu bagaimana pengembangan budaya Maluku ini harus diangkat ke permukaan. Banyak khasanah budaya Maluku yang tidak terangkat ke permukaan, banyak budaya-budaya yang sudah hilang, banyak tradisi-tradisi masyarakat yang sudah mulai punah. Dengan adanya program Serambi Budaya ini harapan ke depannya budaya masyarakat kita bisa terangkat kembali ke permukaan, kita bisa kenalkan ke khalayak luas baik di tingkat provinsi, tingkat nasional, bahkan mungkin tingkat internasional," jelas La Jainuri selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Maluku.

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN