Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala BPS Margo Yuwono

Kepala BPS Margo Yuwono

BPS: Ekspor Desember 2021 Capai US$ 22,38 Miliar

Senin, 17 Jan 2022 | 11:59 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada Desember 2021 US$ 22,38 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan 2,04% dibanding ekspor November 2021 (month to month/MTM) namun meningkat 35,30% dari posisi Desember 2020 (year on year/YOY).

Ekspor komoditas migas pada Desember mencapai US$ 1,09 miliar. Secara MTM terjadi penurunan 17,93% sedangkan secara YOY terjadi kenaikan 7,33%. Sementara itu ekspor non migas sebesar US$ 21,28 miliar. Secara MTM terjadi penurunan 1,06% namun secara YOY terjadi kenaikan 37,11%.

“Selama tahun 2021 kinerja ekspor kita lebih bagus kalau dibandingkan dengan 2019 dan 2020. Kalau kita cermati di total ekspor secara bulanan selama tahun 2021 ini yang tertinggi itu ada di bulan November 2021 yaitu US$ 22,84 miliar,” ucap Kepala BPS Margo Yuwono dalam telekonferensi pers di Kantor BPS, Jakarta pada Senin (17/1).

Bila dilihat menurut sektor, maka nilai ekspor industri pengolahan mencapai US$ 17,08 miliar. Sektor memberikan kontribusi terbesar hingga 76,34% terhadap ekspor di Desember 2021. Secara MTM sektor ini tumbuh 5,06% sedangkan secara YOY tumbuh 32,28%.

Advertisement

Margo menuturkan komoditas yang mengalami pertumbuhan pesat yaitu nikel yang tumbuh 64,37% kemudian minyak kelapa sawit juga naik sebesar 19,97% serta pakaian jadi dari tekstil juga naik sebesar 17,47%.

“Industri pengolahan menjadi satu-satunya sektor yang di bulan Desember ini mampu tumbuh,” imbuh Margo.

Berikutnya sektor pertambangan dan lainnya mencapai US$ 3,80 miliar pada Desember 2021. Sektor ini memberikan kontribusi 16,98% pada Desember 2021. Secara MTM mengalami kontraksi 21,20% tetapi secara YOY terjadi kenaikan 74,92%.

Komoditas di dalamnya yang terjadi penurunan terbesar yang tertinggi pada sektor ini itu terjadi pada komoditas batu apung dan sejenisnya itu turun sebesar 46,37% diikuti dengan lignit juga turun sebesar 33,84% kemudian biji tembaga juga turun sebesar 32,57%.

“Dari 3 komunitas ini yang mengalami penurunan cukup tinggi pada sektor pertambangan dan penggalian,” kata Margo.

Nilai ekspor sektor migas mencapai US$1,09 miliar. Sektor ini berkontribusi 4,89% pada ekspor Desember 2021. Secara MTM terjadi kontraksi 17,93% sedangkan secara YOY terjadi kenaikan 7,33%. Terakhir yaitu ekspor pada sektor pertanian, kehutanan, perikanan mencapai US$ 400 juta. Ekspor ini berkontribusi 1,79% pada ekspor Desember 2021. Secara MTM dan YOY sektor ini mengalami kontraksi -6,52% dan -7,51%.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com