Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti

BLT Dana Desa hanya Tersalur untuk 5,62 Juta KPM

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:37 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan selama tahun 2021 bantuan langsung tunai (BLT) dana desa hanya disalurkan kepada 5,62 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari target 8 juta KPM. Realisasi dana desa untuk BLT desa yang telah disalurkan ke RKD sebesar Rp 20,24 triliun dari target Rp 28,8 triliun.

“Dari segi BLT kita masih punya tantangan di sini karena dari target 8 juta KPM kita baru dapat 5,62 juta KPM,” ucap Dirjen Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR pada Kamis (20/1)

Dia mengatakan penurunan target KPM dikarenakan belum ada peraturan yang mengatur batas minimal besaran anggaran BLT Desa yang harus dianggarkan oleh pemerintah desa. Dalam hal ini dibutuhkan peran aktif dari pemerintah daerah untuk lebih proaktif mendata jumlah penerima BLT desa.

“Selama ini masih ada desa yang hanya mendaftarkan dalam jumlah yang sedikit. Bahkan ada satu desa yang jumlah penerima hanya 50 KPM padahal jumlah penduduknya cukup besar. Hal ini jadi bahan evaluasi kami akan kami teliti dari sisi pemberian BLT desa sehingga harapannya menjadi lebih baik,” ucap Astera.

Jika dilihat dari profesi penerima yaitu petani dan buruh tani 58,75%; pedagang dan UMKM 4,29%nelayan dan buruh nelayan 3,49%; buruh pabrik 1,92%; guru 0,19%; dan gabungan dari beberapa profesi lain-lain 31,42%.

“Sebagian besar dinikmati petani dan buruh petani. Jadi ini hampir sama dengan gambaran kemiskinan di Indonesia karena sebagian besar ada di sektor pertanian,” ucap Astera.

Pada tahun 2021 pemerintah juga memberikan tambahan (top up) BLT desa sebesar Rp 300.000/KPM selama 3 bulan kepada KPM BLT Desa tahun anggaran 2021 di seluruh desa pada 35 kabupaten prioritas.

Jumlah penyaluran top up BLT desa sebesar Rp 65 miliar. Jumlah desa yang sudah salur top up BLT desa sebanyak 1.842 desa (40,28%) dengan jumlah KPM top up BLT Desa sebanyak 72.224 KPM (16,21%). Penyaluran top up BLT desa tertinggi di kabupaten Lanny Jaya (Papua) dan kabupaten Mamberamo Tengah sebesar 100% .Jumlah penyaluran KPM terbanyak di Kabupaten Brebes sebesar 14.754 ( 23,41% dari total KPM). 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN