Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi keterangan dalam konferensi pers progres pelaksanaan tugas Satgas BLBI, Selasa, 21 September 2021.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi keterangan dalam konferensi pers progres pelaksanaan tugas Satgas BLBI, Selasa, 21 September 2021.

11 Oknum Pegawai Kemenkeu Ditahan, Palsukan Jaminan Aset BLBI

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:39 WIB
Carlos KY Paath

Jakarta, investor.id – Sebanyak 10 hingga 11 orang oknum pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah ditahan oleh  Bareskrim Polri. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat jaminan aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Hal itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers terkait perkembangan kinerja Satgas BLBI di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (20/1/2022).

“Beberapa oknum di Kementerian Keuangan atau di DJKN memalsukan surat-surat aset tanah. Kalau tidak salah, ada 10 sampai 11 orang ditahan Bareskrim Polri,” ucap Mahfud.

 

Mahfud MD.

Mahfud MD. (Foto: Antara)

Mahfud mengatakan satu pegawai sudah dinonaktifkan. Menurut Mahfud, pemalsuan surat-surat aset terjadi sebelum dibentuknya Satgas BLBI. Mahfud juga menegaskan penangkapan oknum pegawai Kemenkeu bukan suatu aib, melainkan prestasi.

Pada kesempatan itu, Mahfud menegaskan Satgas BLBI bertekad terus mengejar aset negara yang berada di tangan para obligor dan debitur. Sejauh ini, Satgas BLBI berhasil merampas aset dan uang dengan nilai total Rp 15,11 triliun.

“Itu (perampasan aset dan penangkapan oknum pegawai) bukan naif, bukan nista bagi kami, tetapi justru prestasi,” ucap Mahfud.

 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN