Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indonesia Economic Outlook 2022 Hipmi-Apkasi, 25 Januari 2022, dengan opening remark Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marves Luhut Binsa Pandjaitan, dan keynote speech Wamenkeu Suahasil Nazara.

Indonesia Economic Outlook 2022 Hipmi-Apkasi, 25 Januari 2022, dengan opening remark Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Marves Luhut Binsa Pandjaitan, dan keynote speech Wamenkeu Suahasil Nazara.

Wamenkeu Imbau Pengusaha Manfaatkan Fasilitas Restitusi PPN Dipercepat

Selasa, 25 Januari 2022 | 12:18 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengimbau para pengusaha untuk memanfaatkan fasilitas restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat.  

Pasalnya saat ini, pemerintah telah menaikkan batas restitusi PPN dipercepat dari semula Rp 1 Miliar menjadi Rp 5 Miliar. Hal ini tertuang dalam PMK 209/PMK.03/2021 tentang perubahan kedua atas PMK-39/PMK.03/2018 tentang Tata Cara Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pembayaran Pajak dan ketentuan tersebut mulai berlaku pada 1 Januari 2022.

Advertisement

"Ini Rp5 miliar per bulan, jadi Rp60 miliar per tahun, restitusi enggak pakai periksa-periksa, dikasih saja," katanya dalam Indonesia Economic Outlook 2022 yang diadakan Hipmi bersama Apkasi, Selasa (25/1/2022).

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: IST
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: IST

Di sisi lain, Suahasil mengatakan latar belakang penyesuaian restitusi PPN untuk membantu likuiditas  keuangan wajib pajak.  Dengan fasilitas itu, pengusaha dapat memperlonggar cashflow sehingga pada akhirnya juga bisa kembali melakukan kegiatan produksi.

Dengan fasilitas restitusi PPN dipercepat, wajib pajak bisa memperoleh restitusi tanpa perlu diperiksa terlebih dahulu.  Oleh karena itu, Suahasil mengingatkan agar wajib pajak menyimpan dengan baik dokumentasi atas kegiatan usahanya.

Lantaran DJP tetap bisa memeriksa di kemudian hari apabila petugas pajak menemukan ketidakbenaran dalam permohonan PKP, oleh karena  itu dokumen untuk tetap disimpan.

“Tolong syaratnya satu, semua dokumen simpan yang baik. Jadi  kalau nanti dicek dokumen ada aman,”pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN