Menu
Sign in
@ Contact
Search
Logo Dana Moneter Internasional (IMF) yang terpasang di markasnya, di Washington DC., Amerika Serikat (AS). ( Foto: SAUL LOEB / AFP )

Logo Dana Moneter Internasional (IMF) yang terpasang di markasnya, di Washington DC., Amerika Serikat (AS). ( Foto: SAUL LOEB / AFP )

IMF: Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,6% pada 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 12:48 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - International Monetary Fund (IMF) menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,6% tahun 2022 dan diproyeksikan naik menjadi 6.0% pada 2023. Target tersebut didasarkan keberhasilan penangangan Covid-19 di Indonesia.

Meski demikian, IMF menyarankan pemerintah Indonesia untuk tetap mewaspadai peningkatan sejumlah risiko eksternal, seperti gelombang baru penyebaran Covid-19, tekanan inflasi global, pengetatan pasar keuangan global sehubungan dengan normalisasi kebijakan moneter di beberapa negara maju, terutama di Amerika Serikat.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, IMF mengapresiasi keberhasilan pengendalian Covid-19 di Indonesia yang membawa Indonesia ke pemulihan ekonomi yang cepat.

“Pemulihan lebih cepat menjadi dasar IMF menilai konsolidasi fiskal menuju defisit APBN paling tinggi 3% dari PDB tahun 2023 sebagai langkah yang tepat. IMF memandang kebijakan ini membawa Indonesia semakin kredibel di mata pelaku pasar”, ucap Febrio dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (26/1).

Baca juga: IMF Pangkas Prospek Pertumbuhan Global 2022

IMF menilai langkah konsolidasi fiskal tahun 2023 sudah tepat dan diperkirakan dapat meningkatkan kredibilitasAPBN dan kepercayaan pasar. IMF memproyeksikan defisit fiskal sebesar 4% terhadap PDB di tahun 2022, lebih rendah dari defisit yang ditetapkan dalam APBN 2022 sebesar 4,85%. Namun, IMF menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan penyesuaian kecepatan konsolidasi fiskal ke depan, jika tekanan risiko eksternal semakin kuat dan mempengaruhi proses pemulihan ekonomi.

“Kinerja fiskal yang kuat pada 2021 menjadi bagian dari hasil pengelolaan kebijakan ekonomi makro yang tepat, tanpa mengorbankan upaya pemerintah menjaga momentum pemulihan ekonomi dan kesinambungan fiskal jangka menengah-panjang”, kata Febrio.

Dalam perspektif jangka menengah, IMF menilai kerangka strategi jangka menengah peningkatan pendapatan negara, khususnya perpajakan dan PNBP, sangat penting untuk dapat memenuhi kebutuhan belanja pembangunan prioritas. Hal ini penting untuk menopang pertumbuhan Indonesia menuju level potensialnya, serta untuk memenuhi sasaran-sasaran Pembangunan yang Berkelanjutan (SDGs). Selain itu, strategi kebijakan fiskal jangka menengah perlu dirancang lebih spesifik menjadi bagian dari strategi keluar dari kebijakan luar biasa di masa pandemi pandemi (exit strategy).

Upaya penguatan reformasi struktural perlu dilanjutkan, termasuk untuk mengatasi scarring effect dari pandemi. Kebijakan yang termuat dalam Undang-Undang Cipta Kerja perlu didukung dengan reformasi terkait sumber daya manusia, terutama Pendidikan, untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, reformasi sektor keuangan untuk pendalaman pasar keuangan, pembangunan infrastruktur—baik fisik maupun digital, untuk mendukung konektivitas, dan memperkuat tata kelola penyelenggaraan pemerintahan untuk mendukung daya saing ekonomi.

Baca juga: Ketua IMF Prediksi Inflasi AS Turun pada Kuartal II-2022

IMF juga menilai bahwa pengenalan nilai ekonomi karbon (carbon pricing) merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan perlu diperkuat melalui reformasi, termasuk reformasi kebijakan subsidi energi.

“Rekomendasi-rekomendasi yang diberikan IMF sebetulnya telah menjadi bagian dari upaya-upaya reformasi fiskal, struktural dan sektor keuangan yang sedang dan akan terus dilanjutkan oleh Pemerintah bersama otoritas terkait. Pengakuan atas kredibilitas Indonesia ini juga diyakini akan berdampak positif bagi pelaksanaan berbagai agenda pembangunan ke depan serta bagi kesuksesan Indonesia dalam presidensi G20”, kata Febrio. (ark)

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com