Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Talkshow Kick Off 2022 yang digelar oleh Loan Market Indonesia secara virtual, Rabu (26/01/2022).

Talkshow Kick Off 2022 yang digelar oleh Loan Market Indonesia secara virtual, Rabu (26/01/2022).

Didorong Stimulus, Loan Market Optimistis Pasar Properti Bakal Cerah di 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:20 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pasar properti diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan dan pemulihan di tahun 2022. Optimisme ini ditopang oleh stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) yang diberikan pemerintah untuk pembelian rumah.

Pandangan ini mengemuka dalam talkshow Kick Off 2022 yang dilakukan secara virtual oleh Loan Market Indonesia, Rabu (26/01/2022). Virtual talkshow yang diselenggarakan dengan konsep casual ini mengambil topik “Property Market Sentiment in 2022.”

Chief Executive Officer Loan Market Indonesia, Sari Dewi mengatakan dalam talkshow tersebut, nara sumber yang hadir mengupas peran investasi khususnya dalam penyediaan perumahan termasuk dampaknya terhadap 175 industri lain.

“Pembangunan perumahan setidaknya bisa mendukung 175 industri lainnya. seperti baja, aluminium, pipa, dan furniture,” urai Sari.

Adapun para nara sumber yang hadir terdiri dari Sari Dewi selaku CEO Loan Market, Ali Tranghanda yang merupakan CEO Indonesia Property Watch, serta Dian Saputra selaku Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (DKI Jakarta). Acara ini turut menghadirkan Fajar Juliadi selaku Principal Loan Market Tebet yang memberikan perspective dari sisi finansial.

Dian menyebut selain stimulus dari pemerintah, banyak business partner pengusaha yang mulai melirik keadaan pasar properti di Indonesia. Sedangkan Ali Tranghanda berpendapat, pertumbuhan tetap bisa terjadi karena potensi daya beli properti tetap terjaga, walaupun sempat mengalami penurunan.

“Pertumbuhan KPR sebenarnya bisa berjalan cepat dengan adanya Loan Market. Karena Loan Market bersinergi dengan perbankan, sehingga perbankan dipermudah, konsumen juga dipermudah, terutama developer. Karena dikelola secara profesional yang bisa mempercepat pertumbuhan KPR pula, dengan adanya Loan Market,” ujar Ali Tranghanda.

Sari Dewi menyebut, kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dari pelaku dan stakeholder industry properti. “Terbukti dari banyaknya viewers acara Kick Off 2022: Property Market Sentiment in 2022, serta meningkatnya subscribers Youtube Loan Market Indonesia. Virtual event Kick Off 2022: Property Market Sentiment in 2022 sudah bisa diakses kapanpun melalui Youtube Loan Market Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : -

BAGIKAN