Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Sumber: BSTV

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Sumber: BSTV

2022, APPBI Prediksi Kunjungan ke Mal Bisa Capai 80%  

Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:50 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id   – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) optimistis jumlah pengunjung perbelanjaan di 2022 ini akan lebih baik mendekati kondisi normal sebelum pandemi. Apalagi tingkat vaksinasi terus meningkat. Varian omicron juga tidak dilihat sebagai hambatan dalam proses pemulihan pusat perbelanjaan.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menyampaikan, membaiknya tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan sudah mulai terlihat sejak Agustus 2021 ketika pemerintah mulai memberikan beberapa pelonggaran. Tingkat kunjungan naik secara bertahap, meskipun kenaikannya lambat.

Sebelumnya di 2020, tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan rata-rata hanya 50% dibandingkan kondisi normal sebelum pandemi. Kemudian di 2021, angkanya merangkak naik hingga mencapai 60%. Di 2022 sendiri, APPBI menargetkan tingkat kunjungan bisa mencapai 70% hingga 80% dari kondisi sebelum pandemi.

“Sekarang ini tingkat vaksinasi sudah cukup tinggi di Indonesia. Saya pikir ini hal positif yang bisa mendorong tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan. Walaupun ada omicron, kami tetap yakin. Masyarakat kita kan sebelumnya sudah terbiasa karena sebelumnya ada varian delta yang lebih ganas. Kemudian tingkat vaksinasi juga sudah lebih tinggi, berbeda saat ada varian delta. Jadi harusnya varian omicron ini dampaknya tidak akan sehebat varian delta,” kata Alphonzus kepada Beritasatu.com, Sabtu (29/1/2022).

Sejak tahun baru 2022, Alphonzus mengatakan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan terus bergerak naik, kemudian sedikit melandai dan kembali naik menjelang Imlek. Rata-rata tingkat kunjungan di awal 2022 ini sudah di atas 60%.

“Jadi memang omicron ini sampai sekarang belum berdampak signifikan terhadap tingkat kunjungan, mudah-mudahan tidak berdampak. Kami juga berharap pemerintah tidak kembali melakukan pengetatan aktivitas masyarakat. Yang terpenting  kita sama-sama menjalankan protokol kesehatan secara disiplin,” kata Alphonzus.

Di pusat perbelanjaan sendiri, Alphonzus mengatakan protokol kesehatan diterapkan secara berlapis. Pertama adalah protokol wajib vaksinasi yang pemeriksaannya dilakukan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Kedua, protokol kesehatan yang sudah berlaku sejak awal pandemi seperti pemeriksaan suhu tubuh, wajib memakai masker, hingga menjaga jarak. 

“Protokol ini tidak hanya diterapkan saat hari libur atau hari-hari besar. Ini harus diberlakukan secara ketat, disiplin dan konsisten sepanjang Covid-19 masih bersama kita,” tegas Alphonzus.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN