Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu. Foto: IST

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu. Foto: IST

2022, Pemerintah Targetkan Rasio Pajak 9,5%

Kamis, 10 Februari 2022 | 16:58 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan rasio pajak (tax ratio) di tahun 2022 akan akan mencapai 9,5%. Tax ratio terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2020 tax ratio mencapai 8,33% dan naik jadi 9,11% pada 2021.

“Kami perkirakan tax ratio akan meningkat lagi dari 9,11 akan naik ke sekitar 9,3 sampai 9,5%,” ucap Kepala BKF Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu dalam Taklimat Media yang berlangsung secara daring, Kamis (10/2).

Baca juga: Menkeu: Tax Ratio Bertambah 2% Jika Pajak Daerah Dihitung

Kenaikan dari rasio pajak 2022 ini tidak terlepas dari langkah pemerintah melakukan reformasi perpajakan. Pemerintah sudah menerbitkan Undang Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dalam regulasi tersebut berisi peraturan tentang kenaikan Pajak Pertambahan Nilai yang akan dijalankan pada April 2022 dan langkah pemerintah dalam Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

"Tax ratio ini kita harapkan terus menunjukkan arah perbaikan. Harapannya  bisa  10% dari PDB di 2024 dengan reformasi yang harus kita lakukan baik dari sisi kebijakan maupun administrasi," ujar Febrio.

Baca juga:  Penerimaan Pajak Lampaui Target, Hergun: Berkah Kenaikan Harga Komoditas dan Energi

Dia mengatakan rasio pajak 2021 mengalami kenaikan sebab saat tahun 2020 terjadi tekanan yang sangat kuat terhadap perekonomian dan penerimaan negara. Pada tahun 2021 pemulihan ekonomi nasional terjadi dan ini berdampak ke penerimaan

“Tahun 2020 tax ratio itu kita 8,33% jadi kenaikan yang cukup signifikan ini sekitar 0,8% dalam satu tahun. itu cukup signifikan dibandingkan performance -performance sebelumnya,” ucap Febrio.

Menkeu/Ketua KSSK, Sri Mulyani Indrawati.
Menkeu/Ketua KSSK, Sri Mulyani Indrawati.

Baca juga:  CORE Apresiasi Capaian Belanja Negara dan Penerimaan Pajak yang Membaik

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan rendahnya tax ratio akan mempengaruhi kemampuan negara dalam mengumpulkan penerimaan negara. Hal ini akan berdampak pada upaya pemerintah untuk melakukan belanja untuk pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan untuk  infrastruktur, pendidikan, kesehatan bahkan  di bidang pertahanan keamanan.

“Semuanya membutuhkan penerimaan negara yang memadai. Oleh karena itu seluruh upaya untuk bisa meningkatkan penerimaan negara dan menghasilkan tax ratio yang meningkat adalah tugas yang sangat penting,” ucap Sri Mulyani.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com