Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi hotel. (Foto: Antara)

Ilustrasi hotel. (Foto: Antara)

Omicron Perlambat Pemulihan Industri Hotel di Jakarta

Rabu, 16 Februari 2022 | 18:50 WIB
Imam Muzakir (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Meningkatnya kasus baru Covid-19 varian Omicron di Jakarta diperkirakan memperlambat laju pemulihan industri hotel hingga pertengahan tahun ini.

Director, Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo mengatakan, meningkatnya kasus harian Omicron di Jakarta berdampak besar terhadap okupansi hotel. Padahal, semester II-2021, okupansi hotel mulai meningkat.

Selain itu, kata Arief, pembatasan penerbangan internasional sesuai peraturan resmi IATA dan Kantor Imigrasi membuat permintaan kamar hotel, khususnya segmen hotel kelas atas hingga hotel mewah masih lemah. Ini menekan pertumbuhan average daily rate (ADR).

“Dengan situasi pandemi yang masih berlanjut dan sejalan dengan aturan Gugus Tugas Covid-19, operator hotel harus bisa menentukan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan RevPAR dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan bagi tamu yang menginap di hotelnya,” kata dia.

Sementara itu, selama semester II-2021, ada tiga hotel bintang 4, bintang 5, dan mewah mulai beroperasi di CBD dan Jakarta Barat. Ini menambah pasokan sebanuak 544 kamar. Dengan peningkatan pasokan sebesar 1,3% year on year (yoy), total pasokan kamar hotel kumulatif di Jakarta mencapai 41.724.

Di sisi lain, rata-rata tingkat hunian bulanan pada Desember 2021 naik menjadi 76%, jauh melebihi rata-rata sama 2019 sebesar 61%. Selain meningkatnya kegiatan rapat baik dari kalangan korporasi maupun pemerintah, peningkatan itu disumbangkan oleh kamar hotel yang terisi untuk karantina para wisatawan yang baru saja tiba dari luar negeri, meski jumlahnya masih terbatas.

“Total kedatangan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta selama tahun 2021 turun 65,4% dan 7,6% dari 2019 dan 2020,” kata dia.

Rata-rata tingkat hunian hotel bintang 3, bintang 4, bintang 5 dan hotel mewah mengalami peningkatan tahunan, masing-masing sebesar 12% sampai 17% menjadi 53,6%, 52,4%, 48,7% dan 44,4% pada 2021.


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com