Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengrajin tahu di Tegalgundil, Bogor Timur, Kota Bogor masih berproduksi pun harga bahan baku kedelai Rp12.000 per kilogram, Selasa (15/2/2022)  Foto ilustrasi: Beritasatu/Vento

Pengrajin tahu di Tegalgundil, Bogor Timur, Kota Bogor masih berproduksi pun harga bahan baku kedelai Rp12.000 per kilogram, Selasa (15/2/2022) Foto ilustrasi: Beritasatu/Vento

Harga Kedelai Mahal, Ratusan Pengrajin Tahu-Tempe Bogor Kompak Mogok Produksi

Minggu, 20 Feb 2022 | 22:39 WIB
Vento Saudale (redaksi@investor.id)

BOGOR, investor.id   - Sekitar 100 lebih pengarjin tahu dan tempe di Bogor kompak tidak akan stop produksi selama tiga hari mulai mulai Senin hingga Rabu (21-23/2/2022).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap harga kedelai sebagai bahan baku tahu tempe yang saat ini menyentuh Rp11.300 dari harga normal Rp9.000 per kilogram.

Anggota Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) Kota Bogor Suptiadi menuturkan, rencana mogok produksi pengrajin tahu tempe besok bukan hanya di Bogor saja, tetapi se-Jabar dan Jabodetabek.

Baca juga: Harga Kedelai Tinggi dan Beberapa Pengrajin Tempe Tahu Bogor Setop Jualan

Menurut dia, sebanyak 112 pengrajin tahu tempe di Kota Bogor kompak tidak akan melakukan produksi mulai hari ini dan kemungkinan pengecer atau pedagang tahu tempe tidak bisa berjualan mulai besok.

"Untuk itu, kami memohon maaf kepada masyarakat yang terbiasa menikmati tempe tahu atas ketidaknyamanan situasi dan kondisi beberapa hari ke depan," kata Suptiadi, Minggu (20/2/2022).

Dia menjelaskan, tuntutan para pengrajin hanya satu yakni, stabilnya kembali harga kedelai yang saat ini menyentuh Rp 11.300 per kilogram atau naik Rp2.300 dari harga normal.

Baca juga: Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tempe Bogor Kurangi Produksi
 
"Harga Rp11.300 juga merupakan kenaikan tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir. Terakhir kali, kenaikan tertinggi kedelai Rp 10.500 per kilogram," katanya.

Sekjen Sedulur Pengrajin Tahu Indonesia (SPTI), Musodik juga memastikan, mulai besok sebanyak 30 pengrajin tahu di Bogor akan menghentikan produksi tahu.

"Ya, kami bersama 187 anggota SPTI Jabodetabek mulai mogok besok," kata Musodik.

Baca juga: Gobel Minta Kemendag Stabilkan Harga Kedelai

Sama halnya dengan Puskopti, SPTI juga meminta agar harga bahan baku kedelai yang saat ini mahal bisa kembali terkendali. Pasalnya, kata Mosodik, dengan tingginya harga bahan baku, pengrajin sama sekali tidak mendapatkan untung bahkan cenderung mengeluarkan biaya ekstra.

"Kemarin masih bisa produksi lantaran masih ada dana cadangan dan saat ini rata-rata pengrajin malah nombok untuk biaya produksi. Jadi mogok ini merupakan langkah kami sebagai bentuk protes," paparnya.

Ia pun meminta bantuan pemerintah untuk bisa mengendalikan harga kedelai sebagai bahan baku tahu tempe yang selama ini dikendalikan oleh pihak swasta.

"Kembalikan tata niaga kedelai ke pemerintah. Misalnya Bulog. Karena sejak dipegang swasta seolah-olah kita dipermainkan harga kedelai tersebut," terang Mosodik.

Advertisement

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com