Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan  (BKIPM) Lampung. Foto: KKP

Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung. Foto: KKP

Perkuat Quality Assurance,

136 Kali, KKP Lepas Produk Perikanan dari Lampung ke Pasar Dunia

Minggu, 13 Maret 2022 | 08:45 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) di Lampung terus melakukan penguatan peran sebagai Quality Assurance.

Penguatan tersebut meliputi pendampingan dalam penerbitan health certificate atau sertifikat kesehatan ikan, cara karantina ikan yang baik (CKIB), hazard analysis critical control point (HACCP) serta sertifikat yang dibutuhkan sebagai penjaminan kualitas dan mutu produk perikanan. Tujuannya agar produk perikanan Lampung makin mendunia.

Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan  (BKIPM) Lampung. Foto: KKP
Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung. Foto: KKP

Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung, Ashari Syarief mengungkapkan, peran tersebut dibuktikan dengan pengiriman udang sebanyak 85 kali selama Februari 2022.

Baca juga: DPR Apresiasi Kinerja Positif BKIPM Lampung

"Sebagai komoditas utama, udang betul-betul kita perhatikan agar semakin diterima di pasar global. Alhamdulillah Februari kemarin kita kirim sampai 85 kali," kata Ashari di Lampung, Jumat (11/3/2022), seperti dikutip dari laman kkp.go.id.

Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan  (BKIPM) Lampung. Foto: KKP
Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung. Foto: KKP

Selain udang, di bulan Februari lalu BKIPM Lampung juga 13 kali mengirim rajungan, 17 kali ikan beku, 7 kali cumi dan 4 kali rumput laut ke pasar internasional. Pengiriman tersebut, kata Ashari, merupakan wujud konkret kehadiran KKP, khususnya BKIPM Lampung dalam mengawal produk perikanan ke mancanegara.

Baca juga: BKIPM Mataram: Si Chupang Implementasi Transparansi Informasi Publik

"Kita kawal betul jangan sampai ada penolakan, Alhamdulillah di bulan Januari kemarin semuanya lolos," terangnya.

Berdasarkan data BKIPM Lampung, produk-produk kelautan dan perikanan ini dikirim ke negara di antaranya Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Belanda, Kanada dan Inggris Raya.

Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan  (BKIPM) Lampung. Foto: KKP
Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung. Foto: KKP

"Dari sebaran 5 negara tujuan dominan sudah terlihat produk perikanan Lampung berhasil menjangkau Eropa, Amerika dan negara maju lainnya," urai Ashari.

Karenanya, ia menegaskan kesiapannya untuk menjaga tren tersebut dengan memberikan layanan prima dan optimal kepada masyarakat, terutama pelaku usaha. "Saya pastikan layanan BKIPM Lampung 24 X 7 dan bebas pungli," katanya.

Panenan Udang BKIPM Lampung. Foto: KKP
Panenan Udang BKIPM Lampung. Foto: KKP

Sebelumnya, kinerja BKIPM Lampung mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak. Saat berkunjung ke kantor BKIPM Lampung, Hanan meminta keberlanjutan dan kualitas mutu perikanan dari hulu ke hilir melalui peranan quality assurance dapat terus terjaga. Dengan begitu, ia optimis sektor kelautan dan perikanan bisa menggerakkan ekonomi dan menyejahterakan masyarakat.

Baca juga: Layanan Prima BKIPM Tingkatkan Ekspor Sulsel

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sendiri juga meminta jajarannya, terutama UPT agar bisa menjadi representasi kehadiran negara di daerah. Ia pun meminta UPT untuk memberikan dampak dan manfaat secara langsung ke masyarakat.

Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan  (BKIPM) Lampung. Foto: KKP
Kegiatan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Lampung. Foto: KKP

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN