Menu
Sign in
@ Contact
Search
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, 24 Maret 2022.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, 24 Maret 2022.

Ini Alasan Mafia MinyakGoreng Belum Diumumkan

Kamis, 24 Maret 2022 | 22:50 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Rencana mengumumkan calon tersangka mafia minyak goreng belum bisa dipastikan kapan akan dilakukan. Padahal dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada 17 Maret 2022 lalu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan calon tersangka mafia tersebut akan diumumkan pada 21 Maret 2022.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menyampaikan, Kemendag sebetulnya telah mengkonfirmasi berbagai indikasi adanya praktik mafia minyak goreng seperti yang disampaikan Mendag. Namun bukti yang dimiliki Kemendag dianggap belum cukup oleh aparat hukum.

Baca juga: Aprindo Dukung Pemerintah untuk Penjualan Minyak Goreng ke Masyarakat

“Pak menteri merasa yakin cukup bukti, ternyata mungkin dari aparat hukum belum cukup, sehingga belum diumumkan,” kata Oke Nurwan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (24/3/2022) malam.

Dalam rapat kerja sebelumnya, Mendag Lutfi menyebut masalah kelangkaan minyak goreng untuk masyarakat disebabkan tindakan yang dilakukan mafia minyak goreng. Ditemukan kekosongan pasokan minyak goreng di sejumlah wilayah seperti di DKI Jakarta, Surabaya, dan Sumatera Utara yang semestinya melimpah. Di kota-kota tersebut, ada banyak industri dan juga pelabuhan. Sehingga deduksi Kementerian perdagangan, minyak goreng di wilayah tersebut masuk ke industri atau diselundupkan ke luar negeri.

Baca juga: Warga Jabar Bisa Pesan Online Minyak Goreng Rp14.000

"Ini adalah spekulasi atau deduksi kami dari Kementerian perdagangan, ada orang-orang yang tidak sepatutnya mendapatkan hasil dari minyak (goreng) ini. Misalnya yang seharusnya jadi konsumsi masyarakat masuk ke industri, atau diselundupkan ke luar negeri. Jadi di sini saya, ini adalah mafia yang mesti kita berantas bersama-sama," kata Mendag Lutfi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com