Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

UMKM Harus Jadi Pemain Utama dalam Perdagangan Digital

Selasa, 5 April 2022 | 06:00 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, percepatan transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus segera dilakukan. Tahun ini, UMKM onboarding digital ditargetkan mencapai 20 juta dan 2023 menembus 30 juta.

“Koperasi dan UMKM (KUMKM) harus menjadi pemain utama dalam perdagangan digital. Produk KUMKM harus membanjiri e-commerce dalam negeri. Hal ini juga perlu komitmen dari pemain e-commerce, karena semua diuntungkan, tak ada yang dirugikan,” ucap Teten, Senin (4/4/2022).

Advertisement

Dalam mempercepat target UMK go digital, dia menegaskan, dibutuhkan peningkatan kualitas, kompetitif, akses rantai pasok produk, dan akses modal dengan pendekatan inovasi. Kemudian, harus ada peningkatan kualitas SDM KUMKM, dalam upaya pertumbuhan wirausaha muda dan baru yang produktif, kreatif dan siap bersaing di pasar global.

Dia mencatat, rakornas yang digelar belum lama ini menghasilkan beberapa kesepakatan kepentingan dalam ekosistem ekonomi digital. Pertama, terdapat tujuh sektor kelompok strategis/prioritas untuk disasar dalam upaya percepatan transformasi digital KUMKM, yaitu, makanan/minuman, fesyen, petani, pedagang kaki lima, nelayan, warung dan pesantren.

Adapun tujuh prioritas aspek pengembangan transformasi digitalisasi KUMKM, yaitu digitalisasi akses pasar, digitalisasi pemantauan kualitas produksi, digitalisasi keuangan dan akses pembiayaan, digitalisasi manajemen organisasi, digitalisasi untuk peningkatan kapasitas produksi, digitalisasi untuk akses supplier/pasokan, dan digitalisasi distribusi.

“Hari ini, setidaknya 17,59 juta UMKM hadir dalam platform lokapasar digital atau e-commerce. Angka tersebut merupakan 27% dari total populasi UMKM dan 58% dari target 30 juta UMKM onboard ekosistem digital,” kata Teten.

Dia mengatakan, transformasi digital bukan semata menghadirkan KUMKM dalam platform digital. Transformasi digital KUMKM adalah sebuah ikhtiar holistik, tidak hanya di aspek pemasaran saja, melainkan membangun ekosistem yang meliputi proses bisnis dari hulu ke hilir.

“Pembangunan ekosistem digital bagi KUMKM meliputi proses bisnis hulu ke hilir menjadi variabel untuk memastikan potensi ekonomi digital sebesar Rp 4.531 triliun pada 2030, dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh para pelaku KUMKM dan masyarakat Indonesia,” imbuh dia.


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN