Menu
Sign in
@ Contact
Search
Minyak goreng curah. (Foto: Istimewa)

Minyak goreng curah. (Foto: Istimewa)

Jokowi: Ironis, Kita Kesulitan Minyak Goreng

Rabu, 27 April 2022 | 21:35 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa miris melihat Indonesia sebagai negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, namun sangat ironis malah mengalami kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng.

“Sebagai negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, ironis kita malah mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng,” kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (27/4/2022).

Karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng untuk mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di tengah-tengah masyarakat.

Jokowi mengungkapkan dirinya mengikuti dengan seksama dinamika masyarakat mengenai keputusan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng. Ia menegaskan keputusan pelarangan tersebut diambil dengan memprioritaskan kebutuhan pokok masyarakat.

Baca juga: Jokowi akan Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng, tapi Ada Syaratnya...

“Saya ingin menegaskan bagi pemerintah kebutuhan pokok masyarakat adalah yang utama. Ini prioritas paling tinggi dalam pertimbangan pemerintah dalam membuat setiap keputusan,” ujar Jokowi.

Untuk itu, presiden meminta para pelaku usaha minyak sawit melihat masalah ini dengan lebih baik dan lebih jernih. Ia sebagai presiden tidak mungkin membiarkan masalah kelangkaan minyak goreng terus berlangsung lama sehingga menyulitkan masyarakat pada umumnya.

“Saya minta para pelaku usaha minyak sawit untuk melihat masalah ini dengan lebih baik, dengan lebih jernih. Saya sebagai presiden tak mungkin membiarkan itu terjadi,” ungkap Jokowi.

Apalagi, lanjut Jokowi, sudah 4 bulan kelangkaan minyak goreng terus berlangsung. Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini tidak efektif. Kelangkaan minyak goreng masih saja terus terjadi.

Baca juga: Mengejutkan! Pemerintah Akhirnya Larang Ekspor CPO

“Sudah 4 bulan kelangkaan berlangsung dan pemerintah sudah mengupayakan berbagai kebijakan, namun belum efektif,” tegas Jokowi.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, pemerintah memutuskan untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng ke luar negeri. Larangan itu berlaku untuk ekspor dari seluruh wilayah Indonesia termasuk dari kawasan berikat.

“Larangan ini memang menimbulkan dampak negatif, berpotensi mengurangi produksi, hasil panen petani yang tak terserap, namun tujuan kebijakan ini adalah untuk menambah pasokan dalam negeri hingga pasokan melimpah,” ujar Jokowi.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com