Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua B20 Indonesia sekaligus WKU Koordinator Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta Kamdani (kedua dari kiri) berbincang bersama Future of Work & Education Task Force Chair Hamdani D. Salim (kiri), Integrity & Compliance Task Force Chair Haryanto Budiman (kedua dari kanan), Energy, Sustainibility & Climate Task Force Deputi Chair Agung Wicaksono (kanan) usai konferensi pers terkait pertemuan perdana Task Force And Action Council B20 Indonesia Summit 2022, Jakarta, Jumat (28/1/2022). Foto: Investor Daily/Emral Firdiansyah

Ketua B20 Indonesia sekaligus WKU Koordinator Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta Kamdani (kedua dari kiri) berbincang bersama Future of Work & Education Task Force Chair Hamdani D. Salim (kiri), Integrity & Compliance Task Force Chair Haryanto Budiman (kedua dari kanan), Energy, Sustainibility & Climate Task Force Deputi Chair Agung Wicaksono (kanan) usai konferensi pers terkait pertemuan perdana Task Force And Action Council B20 Indonesia Summit 2022, Jakarta, Jumat (28/1/2022). Foto: Investor Daily/Emral Firdiansyah

Gandeng Investor Untuk Energi Hijau, B20 Indonesia Roadshow Ke AS-Kanada

Jumat, 29 April 2022 | 18:51 WIB
Fajar Widhiyanto (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Delegasi B20 Indonesia melakukan roadshow ke Amerika Serikat dan Kanada sebagai negara anggota G20. Dikatakan Ketua Penyelenggara B20 Indonesia, Shinta W Kamdani, mereka mendapat mandat untuk melakukan roadshow ke kedua negara tersebut untuk melakukan sosialisasi tentang isu prioritas dan agenda Presidensi B20 Indonesia, sekaligus mengundang para pelaku usaha dari Amerika Serikat dan Kanada untuk hadir dalam B20 Indonesia Summit 2022 yang akan diselenggarakan tanggal 13-14 November 2022 mendatang di Bali, Indonesia.

“Ini adalah roadshow Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sebagai penyelenggara sekaligus roadshow pertama B20 Indonesia. Kami melakukan sosialisasi mengenai isu prioritas, agenda dan tangible legacy projects yang akan diberikan oleh B20 Indonesia sekaligus mengundang para delegasi untuk mengikuti B20 Indonesia Summit 2022 pada pertengahan November mendatang di Bali, Indonesia,” ujar Shinta dalam keterangannya dari New York, Jumat (29/4/2022).

Advertisement

Roadshow ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kerja sama bilateral ekonomi Indonesia dengan Amerika Serikat dan Kanada, tetapi juga untuk memaparkan peluang investasi kepada calon investor kedua negara terkait transisi energi dan sustainable finance, khususnya melalui inisiasi Carbon Market Hub dan Blended Finance untuk infrastruktur energi baru dan terbarukan. Terutama untuk mendorong percepatan kolaborasi sektor swasta dan multilateral development bank (MDB) dalam bentuk inisiatif blended finance yang akan menyalurkan investasi dari sektor publik, swasta, development fund dan filantropi kepada proyek-proyek investasi hijau.

Proyek transisi hijau yang akan didorong melalui B20 Indonesia, diharapkan menjadi salah satu legacy B20 untuk dunia yang diupayakan melalui Net Zero Roadmap yang bertujuan menciptakan lebih banyak peluang bisnis, lapangan kerja bersih dan hijau hingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kolaboratif.

“Saat itu kita membahas mengenai transisi energi hijau yang merupakan salah satu isu strategis yang didorong oleh Presidensi G20 Indonesia. Jadi di AS dan Kanada ini kami berkeliling menemui beberapa calon investor sekaligus termasuk diantaranya Michael Bloomberg selaku Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Ambisi dan Solusi Iklim, Pendiri Bloomberg LP dan Bloomberg Philanthropies, dan Anggota B20 International Advocacy Caucus,” ujar Shinta.

Lebih lanjut, Shinta mengatakan saat di Amerika Serikat dirinya bersama delegasi pertama kali mengadakan pertemuan di New York untuk mengikuti forum ekonomi BloombergNEF, dimana pada kesempatan tersebut BloombergNEF juga mengumumkan akan turut berpartisipasi dalam agenda G20-B20 Summit pada pertengahan November mendatang dengan menjadi tuan rumah BloombergNEF Summit Bali yang bertemakan Net Zero pada 12 November 2022.

Di New York, Shinta bersama delegasi mengunjungi institusi New York Stock Exchange, US Chamber of Commerce, jaringan e-commerce, serta jaringan pelaku usaha. Lalu di Washington DC, delegasi melawat ke Department of Commerce, World Bank, AFC, DFC dan berkesempatan menemui John Kerry selaku Utusan Khusus Presiden AS Bidang Iklim.

Dalam lawatan ini, Shinta menegaskan bahwa target Net Zero Emission yang dicanangkan Indonesia pada tahun 2060 membutuhkan dukungan pembiayaan, teknologi hingga infrastruktur energi agar mampu mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan secara optimal. Selain itu diperlukan pula mekanisme kebijakan insentif yang tepat agar dapat meningkatkan mobilisasi pendanaan dan investasi untuk kegiatan rendah karbon baik dari dana publik maupun investasi swasta.

“Jadi kami butuh investor untuk mendukung secara finansial. Bukan hanya itu saja, dalam transisi energi kita harus memperhatikan juga justice energy, karena energi itu berhubungan dengan masyarakat luas. Ini ada kaitannya dengan akses energi yang murah dan berkualitas, akses pekerjaan, keterampilan dan banyak lagi,” jelas Shinta.

Untuk itu, KADIN Indonesia mencoba melakukan kerja sama dengan beberapa institusi di AS seperti Development Financial Corporation (DFC) agar membantu berinvestasi di sektor energi berkelanjutan. Terlebih lagi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar terkait energi baru dan terbarukan. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), potensi energi baru terbarukan (EBT) yang dimiliki Indonesia sangat besar mendapai 3.686 giga watt (GW) berasal dari energi surya, air atau hidro, bioenergy, angin, panas bumi (geothermal), dan gelombang laut. Namun, pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan karena baru mencapai 0,3%.

Tidak hanya mempromosikan terkait program transisi energi saja, pada rangkaian B20 Roadshow ke AS dan Kanada ini para delegasi Indonesia juga turut mendorong kerja sama lintas batas dan solidaritas global dengan fokus pada transformasi digital, energi bersih, dan program UMKM.

Mengenai situasi geopolitik ketegangan antara AS, Uni Eropa dan Rusia dan dampaknya bagi Presidensi G20 Indonesia, Shinta mengatakan isu ini terus diawasi secara seksama sembari melihat arahan dari pemerintah.

“Sejak dulu kita menganut politik bebas aktif. Jadi kita tetap mengarah pada penyelesaian masalah, kestabilan harga pangan, energi, rantai pasok. Lebih fokus pada diversifikasi, inovasi dan adaptasi dalam pemulihan ekonomi dunia. Fokus kita tetap pada policy recommendation, mencari solusi yang ada dan dampak dari geopolitik ini,” jelas Shinta.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN