Menu
Sign in
@ Contact
Search
Minyak goreng curah. (Foto: Istimewa)

Minyak goreng curah. (Foto: Istimewa)

Ekspor Dihentikan, Harga Minyak Goreng Curah Melandai

Rabu, 4 Mei 2022 | 09:21 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id –  Kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng telah mulai berdampak terhadap ketersediaan dan kestabilan harga minyak goreng curah di pasaran.

Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan Sulendrakusuma mengatakan, harga minyak goreng curah menunjukkan tren menurun, meski belum terlalu signifikan. "Dari data yang dihimpun KSP, per 2 Mei2022, harga minyak goreng curah di pasaran sudah di bawah Rp 20.000. Trennya melandai dan cenderung turun," kata Panutan Sulendrakusuma melalui keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/5).

Baca juga: Kebijakan Pelarangan CPO Belum Membuat Harga Migor Stabil

Ia mengakui, untuk melihat efektivitas kebijakan pelarangan ekspor tersebut terhadap ketersediaan dan kestabilan harga minyak goreng di pasaran, masih membutuhkan waktu. Terlebih, kebijakan tersebut baru berjalan satu minggu.  "Masih butuh waktu untuk melihat outcomenya. Apalagi kebijakan baru berjalan satu minggu ini," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Panutan juga memastikan, Kantor Staf Presiden bersama kementerian/lembaga terus melakukan monitoring di lapangan agar pelaksanaan kebijakan pelarangan minyak goreng dan bahan baku minyak goreng berjalan efektif dan terukur. Termasuk, melakukan antisipasi dampak negatif terhadap petani.

"Kami perlu menjamin agar implementasi pelaksanaan kebijakan larangan ekspor untuk minyak goreng dan bahan baku minyak dapat berjalan secara efektif dan terukur. Hal ini tentunya harus didukung oleh mekanisme monitoring dan evaluasi baik di tingkat pusat maupun daerah," terang Panutan Sulendrakusuma.

Sebelumnya, Jumat (29/4/2022)mKantor Staf Presiden menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan Satgas Pangan, terkait pelaksanaan kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng.

Dalam rapat telah disepakati beberapa hal, yaitu penentuan indikator keberhasilan kebijakan larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak, target jumlah pasar yang akan dipantau, penguatan aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH), rencana kebijakan penanggulangan pelemahan harga tandan buah segar kelapa sawit, dan strategi upaya pengendalian harga minyak goreng ke depan.

Baca juga: Kebijakan Larangan Ekspor CPO dan Migor Perlu Perubahan Fundamental, Apa Saja?

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan terkait dengan kebijakan pelarangan ekspor untuk minyak goreng dan bahan baku minyak goreng. Hal tersebut mencerminkan prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, meskipun di lain sisi pemerintah menyadari terdapat beberapa dampak negatif seperti potensi hasil panen petani sawit yang tidak terserap, serta penurunan ekspor dan cadangan devisa.

Kebijakan pelarangan ekspor tersebut kemudian diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 tahun 2022, dan berlaku pada 28 April 2022.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com