Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wiza Hidayat, CEO & Co Founder Arkadia Works

Wiza Hidayat, CEO & Co Founder Arkadia Works

Tantangan Perubahan Iklim, Arkadia Komitmen Terapkan Aspek Sustainability di Setiap Karya

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:27 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan yang fokus pada perancangan dan pembangunan interior kantor, Arkadia Works berkomitmen untuk memperhatikan aspek sustainability dalam karya-karyanya. Langkah ini merupakan bentuk kontribusi Arkadia dalam membantu dunia mengendalikan perubahan iklim.

CEO & Co-Founder Arkadia Works, Wiza Hidayat mengatakan, aspek sustainability tersebut dilakukan dengan pendekatan teknis ramah lingkungan seperti Konservasi Energi, Tepat Guna Lahan, Sumber Material, Kesehatan Ruang, Manajemen Lingkungan Bangunan, dan Konservasi Air.

Advertisement

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan yang berkelanjutan bukan hanya tentang desain dan teknologi, tetapi juga tentang perubahan perilaku manusia. Contohnya adalah membangun kesadaran tentang bagaimana sampah itu dipilah, bagaimana beralih ke transportasi publik, bagaimana mematikan peralatan yang tidak digunakan, dan lain sebagainya.

“Mimpi saya, 100 tahun lagi seluruh tempat kerja didunia telah menerapkan strategi pendekatan pembangunan ruang kerja berorientasi Green Building,” urai Wiza Hidayat saat Media Gathering di Kantor Arkadia Works, Pondok Indah Office Tower 2, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Arkadia yang didirikan Wiza sejak tahun 2011 telah menjalin bekerja sama dalam proyek desain interior perusahaan-perusahaan ternama diantaranya Allianz, OJK, Unicef, Astra, Coca-Cola, Concentrix, DHL, Pertamina, Vivo, Zalora, PNM, Antam, dan lainnya.

Kepercayaan yang diperoleh para klien tentu tidak instant, tapi dengan perjuangan panjang. “Tahun 2011, saya memulai perjalanan saya dengan mengerjakan proyek skala kecil, membangun kepercayaan dari satu klien ke klien berikutnya. Tahun 2015 saya bertemu dengan Fahmi Adi Cahya dan menjadi partner saya sampai sekarang,” tuturnya.

Selain itu, Arkadia juga banyak memperoleh prestasi, bahkan di ajang internasional diantaranya; Asia Pacific Property Awards 2021 (London, UK) untuk kategori “Office Interior for Indonesia”, Honorable Mention IDA Design Awards 2021 (Los Angeles, USA) untuk kategori “Interior Design”, A'Design Award 2021 (Milan, Italia) untuk kategori “Interior Space and Exhibition Design”, iF Design Award 2022 (Hannover, Germany) untuk kategori “Best Workspace Design”, dan Muse Design Awards 2021 (New York, USA) pada kategori “Interior Design”.

“Selain itu, salah satu karya kami juga berhasil mendapatkan penghargaan sertifikasi Greenship Interior Space dengan predikat Platinum (tertinggi) dari Green Building Council Indonesia (GBCI) dan menjadi role model dalam pembangunan tempat kerja yang berkelanjutan. Karya ini dicatat oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai perusahaan pusat panggilan pertama yang mendapat sertifikat Platinum Greenship Interior Space (IS) di Indonesia,” tutur pria jebolan Institut Teknologi Bandung tersebut.

Mendulang sejumlah prestasi, bukan berarti Arkadia jumawa, terlebih persaingan bisnis yang begitu sengit. Wiza menyebut dua tantangan besar yang harus dijawab oleh Arkadia, yaitu Kompetisi dan Sumber Daya Manusia. “Menjawab tantangan tersebut, saya dan tim selalu berusaha untuk menghasilkan inovasi desain terbaik dan memanfaatkan teknologi tepat guna. Lalu, pengembangan SDM yang didukung dengan budaya kerja yang baik menjadi pendorong untuk mempersiapkan talenta terbaik dalam tim kami,” imbuhnya.

Dikatakan, tren desain dari waktu ke waktu terus berubah mengikuti perkembangan zaman, dan Arkadia dituntut untuk selalu berpikir secara “out of the box”. Terlebih ketika pandemi COVID-19 berlangsung, terjadi perubahan pola kerja yang sangat besar dan cepat sehingga mempengaruhi kebutuhan dan permintaan akan ruang kerja.

 

 

 

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN