Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chakkapong Yingwattanathaworn, Presiden Direktur PT SCG Indonesia

Chakkapong Yingwattanathaworn, Presiden Direktur PT SCG Indonesia

Q1, SCG Raih Laba Rp 3,84 Triliun

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:49 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – SCG berhasil menunjukkan kinerja yang solid pada kuartal-I 2022 dengan strategi menghadapi lonjakan biaya energi dan bahan baku atas dampak dari konflik Rusia-Ukraina.

"Dari hasil Operasi Perusahaan Q1/2022 yang belum diaudit tercatat pendapatan dari penjualan sebesar Rp 66,31 triliun (US$ 4,61 miliar), meningkat 7% q-o-q, berkat penjualan yang lebih tinggi di seluruh lini bisnis. Sementara itu, laba periode berjalan mencapai Rp 3,84 triliun (US$ 268 juta), meningkat 6% q-o-q, sebagian besar berasal dari peningkatan kinerja bisnis semen dan bahan bangunan dan pendapatan ekuitas non-kimia yang lebih tinggi (bisnis alat pertanian),” kata Presiden dan CEO SCG Roongrote Rangsiyopash, dalam keterangan tertulis yang diterima,Sabtu (21/5).

Disebutkan, secara y-o-y, pendapatan dari penjualan meningkat 25%. Total aset konsolidasi SCG per 31 Maret 2022 adalah sebesar Rp386,76 triliun (US$26,71 miliar), di mana 45% merupakan aset di Asean.

Untuk bisnis SCG di Asean, pendapatan dari penjualan di Q1/2022 meningkat 30% secara y-o-y, sebesar Rp 18,25 triliun (US$ 1,27 miliar) dan mencakup 28% dari total pendapatan dari penjualan SCG. Nilai tersebut termasuk penjualan dari kedua operasi lokal di setiap pasar di ASEAN dan impor dari operasi Thailand.

Per 31 Maret 2022, total aset SCG adalah sebesar Rp383,04 triliun (US$26,71 miliar) sedangkan total aset SCG di ASEAN (tidak termasuk Thailand) adalah Rp223,87 triliun (US$15,61 miliar), 58% dari total aset konsolidasi SCG.

Sementara berdasarkan laporan Q1/2022, total aset SCG di Indonesia adalah Rp 51,18 triliun (US$ 3,57 miliar), meningkat 14% y-o-y, terutama dari investasi bisnis kimia di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP). Pendapatan dari Penjualan Q1/2022 tercatat sebesar Rp6,21 triliun (US$433 juta), meningkat 18% y-o-y terutama dari unit bisnis kemasan atau SCGP (yang didominasi oleh FajarPaper dan Intan Group) dan penjualan ekspor dari Thailand.

Reorganisasi

Sejak 1 April 2022, Warit Jintanawan resmi menjabat sebagai Country Director SCG di Indonesia. Sebagai Country Director, dia akan memimpin keseluruhan bisnis SCG di Indonesia untuk tiga unit bisnis, yaitu Cement-Building Materials (CBM) untuk bisnis semen dan bahan bangunan, Chemicals untuk bisnis bahan kimia, dan Packaging untuk bisnis kemasan, yang meliputi 36 perusahaan. Beliau akan meneruskan kepemimpinan Bapak Wiroat Rattanachaisit.

“Merupakan sebuah kehormatan luar biasa bagi saya untuk mengemban tanggung jawab ini. Indonesia dengan total penduduk sebanyak 273,5 juta merupakan pangsa pasar potensial bagi SCG di Asean. Kami berharap angka ini dapat terus tumbuh pada 2022, melalui penguatan penjualan domestik, serta mendorong penjualan ekspor seiring momentum dibukanya kembali batas negara. Semoga SCG dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia secara berkepanjangan,” katanya.

Selain Country Director, SCG juga menunjuk Chakkapong Yingwattanathaworn sebagai Presiden Direktur PT SCG Indonesia yang baru sejak April 2022. Dia menggantikan Pathama Sirikul yang telah memimpin SCG Indonesia selama 6 tahun sejak 2016. Sebelumnya, Chakkapong menjabat beberapa posisi strategis di SCG, yaitu Direktur PT Semen Jawa, Direktur PT Siam Indo Gypsum, dan Direktur dari salah satu anak perusahaan SCGC (SCG Chemicals).

“Saya berterima kasih atas kepercayaan dari manajemen untuk mengemban tanggung jawab ini. Bisnis SCG di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan langkah strategis perusahaan dalam melakukan ekspansi bisnis dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap SCG. Untuk itu, SCG memiliki tanggung jawab yang besar dalam memberikan kontribusi bisnis dan nonbisnis kepada masyarakat, yaitu lewat penguatan penerapan ESG (Environmental, Social, dan Governance) yang secara bertahap dan serentak akan diimplementasikan oleh seluruh anak perusahaan SCG,” katanya.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN