Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Menkop UKM:Kebijakan 40% Belanja Produk Lokal Bisa Serap2 Juta Lapangan Kerja Baru

Sabtu, 28 Mei 2022 | 14:25 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan, kebijakan penggunaan minimal 40% anggaran pengadaan barang dan jasa di kementerian/lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah (pemda) untuk membeli produk UMKM dapat menyerap sekitar 2 juta lapangan kerja baru. Keberpihakan pada UMKM ini juga dapat memberi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi sekitar 1,8%.

“Kita sudah menghitung, kalau 40% saja belanja pemerintah, APBD dan APBN yang senilai Rp 500 triliun untuk membeli produk lokal, khususnya UMKM, itu bisa menyerap lapangan kerja baru sekitar 2 juta, dan bisa memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi 1,8% tanpa ada investasi baru,” kata Teten Masduki dalam webinar rangkaian kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI), Sabtu (28/5/2022).

Selain belanja pemerintah, Teten mengatakan masyarakat juga harus terus didorong untuk membeli produk-produk lokal. Langkah ini penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pertumbuhan ekonomi global yang menghadapi banyak tantangan. 

“Karena itu, perlu strategi dan inovasi agar produk lokal dapat menjadi pilihan utama masyarakat,” kata Teten.

Di tengah disrupsi teknologi digital dan adanya pandemi Covid-19, Teten juga menegaskan pentingnya menyiapkan transformasi digital bagi UMKM. Riset World Bank menyebutkan, 80% UMKM yang sudah terhubung ke ekosistem digital memiliki daya tahan yang lebih baik di tengah pandemi.

“Kalau kita lihat juga data Google, pada 2021 sebanyak 37% pengguna layanan ekonomi digital adalah pengguna baru. Ini angka yang menggembirakan, dan lebih dari setengahnya atau 56% bertempat tinggal di sub urban dan non metro. Ini juga mengindikasikan bahwa penetrasi penggunaan ekonomi digital sudah mulai masuk ke wilayah-wilayah yang jauh dari perkotaan. Saya kira ini ada kaitannya juga dengan semakin baiknya infrastruktur internet yang dibangun pemerintah,” kata Teten.

Melalui program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diluncurkan pada Mei 2022 lalu, Teten mengatakan per April 2022 sudah ada 19 juta unit UMKM yang onboarding ke dalam platform digital. Sebelum ada gerakan ini, UMKM yang sudah terhubung platform digital baru sebanyak 8 juta unit UMKM.

“Jadi ini menambah 11 juta UMKM yang onboarding hanya dalam waktu dua tahun. Targetnya 30 juta UMKM bisa terhubung ke dalam ekosistem digital pada 2024,” kata Teten.

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com