Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat bekerja sama guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang profesional yang diwakili oleh Dekan Fakultas Pariwisata UPH, Prof Diena Mutiara Lemy, Rektor UPH, Dr (Hon) Jonathan L Parapak dan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di UPH Lippo Village, Tangerang, Selasa (7/6/2022)
Sumber: Hendro Situmorang (Beritasatu.com)

Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat bekerja sama guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang profesional yang diwakili oleh Dekan Fakultas Pariwisata UPH, Prof Diena Mutiara Lemy, Rektor UPH, Dr (Hon) Jonathan L Parapak dan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di UPH Lippo Village, Tangerang, Selasa (7/6/2022) Sumber: Hendro Situmorang (Beritasatu.com)

Pariwisata Masuki Era Baru, UPH-Kemenparekraf Siap Cetak SDM Profesional

Rabu, 8 Juni 2022 | 06:45 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

TANGERANG, investor.id - Pariwisata Indonesia saat ini tengah memasuki era baru setelah fase pandemi Covid-19 yang terkendali. Maka dari itu, Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sepakat bekerja sama guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang profesional.

Fakultas Pariwisata UPH turut serta dalam upaya meningkatkan kesadaran kaum muda untuk ikut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis pariwisata yang berkelanjutan melalui penyelenggaraan Hospitour.

Advertisement

Dengan tema ‘RESET’ (Reinforcing Economic Sustainability by Empowering Local Tourism) pada tahun ini, Hospitour mengadvokasi pelaksanaan bisnis pariwisata berkelanjutan dan menghadirkan beragam acara seperti talkshow bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Founder of Wahyoo Peter Shearer, Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) Stephanie Riady, dan CEO Travacello Jonathan Thamrin.

Baca juga: UPH Buka Pusat Studi G20 Indonesia, Pertama di Wilayah Asean

Rektor UPH, Dr (Hon) Jonathan L Parapak mengakui bahwa saat ini pariwisata tengah memasuki era baru, dimana sebelumnya pariwisata selalu berpusat ke Bali. Kini diharapkan bisa terpusat ke seluruh Indonesia dan saat memasuki dunia yang baru tersebut, perlu dipersiapkan tenaga-tenaga profesional.

“Saya yakin kita akan menciptakan insan-insan pariwisata terbaik, dengan Hospitour kita harap dapat melihat ke depan dan pariwisata akan bangkit. Kita semua menginginkan itu. Saya harap Fakultas Pariwisata di UPH ini juga selalu jadi yang terdepan,” ucap Jonathan dalam acara UPH Hospitour di Universitas Pelita Harapan, Lippo Village, Tangerang, Selasa (7/6/2022).

Dekan Fakultas Pariwisata UPH Prof Diena Mutiara Lemy, menuturkan Hospitour merupakan acara tahunan yang merupakan ajang ujian yang terintegrasi bagi mahasiswa bahwa setelah belajar selama sekian tahun, mahasiswa lalu diuji dan ditantang untuk menyelenggarakan event besar.

Baca juga: Setahun, Skinuphoria Catat Peningkatan Pengunjung Hingga 250 Ribu

“Disanalah mereka akan dinilai, Hospitour ini juga memberikan tempat bagi beberapa kampus pariwisata untuk berkompetisi dan bertemu satu sama lain. Jadi Hospitour adalah ajang atau tempat bersilaturahmi antar stakeholder pariwisata, kami senang setelah 2 tahun menyelenggarakannya secara online, tahun ini kita lakukan secara hybrid, pemirsanya jadi jauh lebih luas,” ungkap dia.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan bahwa Kemenparekraf dan UPH akan bekerja sama secara holistik, mulai dari pendidikan sampai kesiapan dari industri, research dan teknologi terutama digitalisasi dan isu-isu utama mengenai sustainability.

“Jadi kerja samanya sangat 360 derajat. Mudah-mudahan itu yang bisa kita dorong sebagai tatanan ekonomi dan pariwisata baru yang bisa menciptakan lapangan kerja baru dan juga berkualitas,” ucap dia.

Sandiaga juga mengharapkan agar generasi muda dari UPH untuk terus berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi dalam bidang pariwisata dengan semangat 3G yaitu gerak cepat, gerak bersama dan gaspol atau garap semua potensi.

Baca juga: Prof Udin Silalahi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum UPH

“Kita melihat UPH di Fakultas Pariwisata ini kesiapan dari praktikum mulai dari kitchen sampai juga beberapa kolaborasi dengan pemerintah Australia. Saya harapkan ini menjadi kebangkitan industri pariwisata kita karena ternyata banyak sekali lapangan kerja yang diciptakan disini dan lulusan Fakultas Pariwisata UPH ini sudah banyak yang terserap oleh industri, mereka bukan hanya mencari lapangan kerja tetapi justru menciptakan lapangan kerja,” papar Sandiaga.

Menurutnya saat ini Indonesia butuh sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang profesional untuk mengembangkan dan memajukan sektor parekraf terutama saat pandemi Covid-19 terkendali.

"Terlebih dengan adanya tatanan baru setelah pandemi, sehingga seluruh industri termasuk pariwisata harus lebih bangkit lagi dan kita membutuhkan sumber daya manusia pariwisata yang profesional," pungkasnya.

Lebih lanjut, pembangunan pariwisata berkelanjutan menjadi suatu yang sangat diperhitungkan. Khususnya terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan pada saat ini dan juga masa depan.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN