Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Warga melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2022). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pengamat Pajak: Proyeksi Penerimaan dari Pelaksanaan PPS Capai Rp 71,54 T

Kamis, 30 Juni 2022 | 13:47 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Pengamat Pajak Pengamat Perpajakan Fajry Akbar optimistis pemerintah akan meraup penerimaan dari pajak penghasilan (PPh) melalui pelaksanaan program Pengungkapan Sukarela (PPS) selama enam bulan mencapai Rp 71,54 triliun. Proyeksi yang tinggi ini sejalan dengan meningkatnya antusias wajib pajak untuk mengungkapkan hartanya dalam program PPS di hari terakhir.

"Untuk potensi penerimaan dari PPS, estimasi awal kita Rp 71,54 triliun, namun kalau diatas Rp 65 triliun sudah baik, tetapi kemungkinan akan melonjak melebihi Rp 70 triliun,” ungkap Fajry kepada Investor Daily, Kamis (30/6/2022).

Advertisement

Fajry menjelaskan, kinerja pelaksanaan PPS yang berlangsung sejak 1 Januari hingga 30 Juni telah menunjukkan hasil yang bagus dan perlu diapresiasi. Apalagi diprediksi akan terjadi peningkatan wajib pajak yang mengikuti PPS menjelang penutupan program.

Dengan demikian, Fajry mengimbau wajib pajak untuk memanfaatkan PPS untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakannya yang belum dipenuhi secara sukarela. Disamping itu, terkait mungkinkah pemerintah mempepanjang opsi waktu PPS, Fajry menegaskan bahwa perpanjangan bukan opsi yang dapat diambil oleh pemerintah.

Baca juga: PPS Berakhir Hari ini, Harta Diungkapkan Tembus Rp 532,43 T

"Dalam seminggu terakhir banyak sekali wajib pajak yang menanyakan soal PPS, banyak yang dahulu berhitung dan ragu kini sudah siap untuk ikut PPS. Pastinya akan naik signfikan di batas akhir pengungkapan harta hari ini," tuturnya.

Adapun berdasarkan data DJP, peserta program pengungkapan sukarela hingga Kamis, (30/6) telah mencapai 212.240 wajib pajak atau naik 16,77% dari posisi hari sebelumnya yang mencapai 181.755 wajib pajak dengan surat keterangan mencapai 264.242.

Kemudian nilai harta bersih yang berhasil diungkapkan mencapai Rp 532,43 triliun dengan jumlah pajak penghasilan (PPh) yang berhasil diraup pemerintah mencapai Rp 54,23 triliun. Secara rinci, harta yang sudah dideklarasikan dalam negeri dan direpatriasikan mencapai Rp 458,11 triliun dan deklarasi luar negeri Rp 54,06 triliun.Kemudian jumlah harta yang akan diinvestasikan ke instrumen surat berharga negara (SBN) mencapai Rp 20,24 triliun.

Baca juga: Jelang Batas Akhir PPS, Minat WP Laporkan Harta Kian Meningkat

Ditjen Pajak membuka perpanjangan layanan chat pada hari terakhir PPS hingga pukul 21.00 WIB. Dengan tujuan untuk membantu para WP yang hendak melaporkan hartanya di hari akhir PPS.

"Untuk melayani kebutuhan informasi mengenai Program Pengungkapan Sukarela (PPS), layanan live chat pajak.go.id hadir hingga pukul 21.00 WIB pada 30 Juni 2022"tulis @kring_pajak melalui akun twitternya.

Sebagaimana diketahui, DJP tidak akan memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan PPS. Sebab usai program berakhir, seluruh ketentuan untuk menindak WP yang tidak lapor harta termasuk sanksi 200% akan diberlakukan.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN