Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, MH Said Abdullah. Foto: IST

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, MH Said Abdullah. Foto: IST

Banggar DPR-Pemerintah Sepakati Defisit APBN 2022 di 4,5% PDB

Sabtu, 2 Juli 2022 | 07:40 WIB
Nasori (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati asumsi defisit APBN sampai dengan akhir 2022 sebesar 4,5% terhadap produk domestik bruto (PDB). Namun, pemerintah diharapkan melakukan best effort, sehingga realisasi defisit pada akhir tahun ini bisa dalam rentang angka 3,5-3,7% terhadap PDB.

Hal ini terungkap dalam Rapat Panitia Kerja Pembahasan Laporan Realisasi Semester I dan Prognosis Semester II APBN Tahun Anggaran 2022 bersama Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

Advertisement

“Sesuai hasil rapat kerja tanggal 19 Mei 2022 mengenai Kebijakan Antisipatif APBN untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat, dan kesehatan APBN, realisasi defisit sampai dengan akhir 2022 diperkirakan mencapai angka 4,5% terhadap PDB,” kata Ketua Banggar DPR Said Abdullah saat memimpin rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Namun demikian, Banggar meminta pemerintah tetap melakukan upaya maksimal (best effort), agar defisit APBN pada akhir 2022 lebih rendah dari 3,92% terhadap PDB. “Ini sesuai aspirasi Badan Anggaran yang mengharapkan dapat mencapai angka 3,5-3,7% terhadap PDB sehingga tekanan defisit anggaran terhadap PDB bisa berkurang,” sambung dia.

Prognosis defisit anggaran dalam semester II tahun 2022 diperkirakan sebesar Rp 805,8 triliun atau 4,32% terhadap PDB. Sedangkan sampai akhir 2022, pemerintah memperkirakan, realisasi defisit APBN sebesar Rp 732,2 triliun atau 3,92% terhadap PDB. Dan total prognosis pembiayaan anggaran pada semester II-2022 sebesar Rp 578,7 triliun.


 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN