Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Surat Utang Negara  Kemenkeu Deni Ridwan. (Foto: ant).

Direktur Surat Utang Negara Kemenkeu Deni Ridwan. (Foto: ant).

Hari Ini, Kemenkeu Serap Pembiayaan Rp 13,8 Triliun dari Lelang SUN 

Selasa, 5 Juli 2022 | 19:01 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan menerima pembiayaan sebesar Rp 13,8 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN), pada Selasa (5/7/2022). Angka ini berada di bawah target indikatif lelang yang sebesar Rp 15 triliun.

Adapun nilai penawaran yang masuk pada lelang tersebut mencapai Rp 25,98 triliun, yang secara bid to cover ratio meningkat menjadi 1,88 kali dibanding sebelumnya 1,86 kali. “Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder dan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp 13,8 triliun,” ucap Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan di Jakarta, pada Selasa (5/7).

Penurunan Defisit APBN 2022
Deni mengatakan, kondisi pasar domestik masih dibayangi kehati-hatian, mengantisipasi tingginya tingkat inflasi global dan kemungkinan terjadinya resesi di AS. Kebijakan bank sentral lebih lanjut dalam mengendalikan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi, kata Deni, masih menjadi fokus utama investor.

"Namun, pelaku pasar merespons dengan baik penurunan target lelang SBN, seiring dengan proyeksi realisasi penurunan defisit APBN 2022, dengan mengurangi target penerbitan SBN (neto) menjadi Rp 961 triliun, dari Rp 991 triliun melalui Perpres Nomor 98 Tahun 2022. Partisipasi investor asing mayoritas juga pada tenor 5 dan 10 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp 3,57 triliun atau 13,74% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp 1,69 triliun atau 47,31% dari total incoming bids investor asing,” kata Deni.

Sebanyak 7 seri SUN yang dilelang pada Selasa (5/7) adalah SPN03221005 (new issuance), SPN12230330 (reopening), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0093 (reopening), FR0092 (reopening) dan FR0089 (reopening). Seri dengan nilai nominal dimenangkan yang tertinggi adalah FR0091 sebesar Rp 5,5 triliun dan FR0090 sebesar Rp 3,7 triliun.

Deni menuturkan, seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun kembali mendominasi demand investor pada lelang hari ini, yang mencapai 73,73% dari total incoming bids dan 66,67% dari total awarded bids.

“Selain itu, incoming bids terbesar masih pada tenor 10 tahun, yaitu sebesar Rp 13,66 triliun (52,57% dari total incoming bids), dan dimenangkan sebesar Rp 5,5 triliun (39,86% dari total awarded bids),” tutur Deni.

Partisipasi investor asing mayoritas juga pada tenor 5 dan 10 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp 3,57 triliun, atau 13,74% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp 1,69 triliun atau 47,31% dari total incoming bids investor asing.

Secara umum, level yield rata-rata tertimbang (weighted average yield/WAY) yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini mengikuti kondisi pasar saat ini, yang masih cenderung dinamis, terpengaruh kondisi global. Untuk FR0091 (SUN benchmark tenor 10 tahun), WAY yang dimenangkan lebih rendah 21 basis poin dibanding lelang sebelumnya. 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com