Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ajinomoto saat mengikuti pameran yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mempromosikan pupuk AJIFOL. ( Foto: Istimewa )

Ajinomoto saat mengikuti pameran yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mempromosikan pupuk AJIFOL. ( Foto: Istimewa )

Manfaat Pupuk AJIFOL dalam Mewujudkan Praktik Ekonomi Sirkular

Rabu, 6 Juli 2022 | 23:23 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) belum lama ini giat mempromosikan manfaat dari pupuk AJIFOL (Ajinomoto Foliar Fertilizer) sebagai wujud praktik ekonomi sirkular (circular economy) kepada masyarakat. Promosi tersebut dilakukan melalui pameran yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 15-17 Juni 2022.

Sebagai informasi, dalam memproduksi monosodium glutamat (MSG), Ajinomoto melakukan proses bio cycle. Ada pun bahan baku utama produksi MSG menggunakan tetes tebu yang melalui proses fermentasi, dari proses produksi tersebut dihasilkan produk samping pupuk AJIFOL.

Advertisement

Baca Juga: Intip Praktik Ajinomoto Indonesia Dalam Sirkular Ekonomi

AJIFOL mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman mulai dari awal tanam hingga panen. Lewat kandungan asam amino berkualitas tinggi, AJIFOL juga mampu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit sehingga dapat mengurangi pemakaian pestisida dan lebih ramah terhadap lingkungan.

Isu lingkungan merupakan prioritas utama Ajinomoto di mana perusahaan melakukan praktik ekonomi sirkular guna menciptakan proses produksi ramah lingkungan dalam kegiatan produksinya. Oleh karenanya, Ajinomoto juga memanfaatkan kesempatan dalam pameran KLHK dengan menginformasikan mengenai inisiatif lingkungan yang selama ini telah dilakukannya.

Praktik ekonomi sirkular sendiri telah menjadi perhatian pemerintah, terbukti dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 yang mengamanatkan perubahan paradigma mendasar pengelolaan sampah, yakni sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan melalui metode “Circular Economy”.

Baca Juga: Ajinomoto Berencana Kembangkan Kemasan Lebih Ramah Lingkungan

Sejalan dengan usaha Ajinomoto dalam menjaga bumi Indonesia tetap hijau, praktik sirkular ekonomi dilakukan perusahaan dalam menciptakan proses produksi ramah lingkungan. Semisal pada pabrik Ajinomoto di Mojokerto, yang sudah melakukan berbagai upaya untuk mencapai Zero Waste demi meminimalkan dan mengurangi pencemaran lingkungan hingga ke titik nol.

“Sejalan dengan Ajinomoto Share Value (ASV) perusahaan, PT Ajinomoto Indonesia mulai melakukan pengolahan produk samping (by product) yang dalam prosesnya mengacu pada eco activity dan biocycle, yang dapat diolah menjadi produk dengan nilai jual (co product), salah satunya pupuk AJIFOL yang telah dilengkapi dengan izin edar dari Kementerian Pertanian RI,” ujar Direktur PT Ajinomoto Indonesia Yudho Koesbandryo dalam keterangan tertulis, Rabu (6/7).

Saat ini AJIFOL memiliki dua varian, yaitu AJIFOL D untuk pertumbuhan vegetatif tanaman (akar, batang, daun) dan AJIFOL B untuk pertumbuhan generatif tanaman (bunga dan buah).

Baca Juga: Redistribusi Pupuk Diharapkan Cegah Krisis Pangan

“Kami bangga, usaha Ajinomoto dalam menjaga lingkungan melalui pengadaan produk samping AJIFOL ini didukung oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui pameran ini. Kami berharap ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk bergerak bersama guna menjaga lingkungan sekitar tetap asri,” kata Public Relations Department Head Ajinomoto, Grant Senjaya.

Ditambahkan oleh Grant, melalui Departemen Agri Dev, Ajinomoto terus berkomitmen melakukan aktivitas pengolahan produk samping dari hasil produksi MSG dan makanan serta sampah domestik lainnya menjadi produk yang memiliki nilai jual. Hal ini menjadi bentuk salah satu komitmen perusahaan dalam menjaga keragaman hayati, kualitas sumber daya air dan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman maupun kesejahteraan para petani.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN