Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ajinomoto. (ist)

Ajinomoto. (ist)

53 Tahun Eksis di RI, Ajinomoto Geber Penerapan Ekonomi Sirkular

Jumat, 8 Juli 2022 | 22:04 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Ajinomoto telah berkiprah di Indonesia selama 53 tahun sejak 1969 melalui PT Ajinomoto Indonesia. Memasuki usia ke-53, Ajinomoto memperkuat komitmen dalam meningkatkan harapan hidup sehat masyarakat Indonesia sekaligus menggeber penerapan ekonomi sirkular.

Kelahiran Ajinomoto digagas oleh ilmuwan Jepang bernama Kikunae Ikeda, seabad lebih silam, ketika Ikeda menemukan rasa umami. Komponen utama dari rasa umami adalah asam glutamate, salah satu asam amino. Penemuan itu membawa pada peracikan bumbu umami Ajinomoto untuk meningkatkan kelezatan pada makanan dari ekstrak rumput laut Jepang.  

“Menciptakan bumbu yang enak, dengan harga terjangkau dan mengubah makanan sederhana menjadi bergizi dan lezat merupakan cita-cita Ikeda yang menyebar ke seluruh dunia hingga Indonesia,” kata Shinichi Matsumoto, presiden direktur Ajinomoto, dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Menurut dia, hadir di Indonesia sejak Juli 1969, Ajinomoto Indonesia Group berpegang pada Ajinomoto shared value (ASV) yang berfokus pada pilar kesehatan dan kesejahteraan, sumber daya pangan, dan keberlanjutan global. Ajinomoto terus berkontribusi untuk kesehatan yang lebih baik bagi keluarga Indonesia, dengan membuka kekuatan dari asam amino untuk mengatasi masalah makanan dan kesehatan yang terkait dengan kebiasaan makanan (dietary habits) dan penuaan (aging) melalui kontribusi untuk perbaikan dalam makanan, kesehatan, dan kehidupan yang bermanfaat.

Lewat slogan globalnya Eat Well, Live Well, dia menegaskan, Ajinomoto terus memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia sekaligus melangkah ke arah bisnis berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Di sisi lain, dia menyatakan, Ajinomoto konsisten melakukan praktik ekonomi sirkular untuk menciptakan proses produksi ramah lingkungan. Konsep ekonomi sirkular berkaitan dengan salah satu kebijakan yang digulirkan Kementerian Perindustrian, yakni industri hijau.

Implementasi industri hijau, kata dia, mengupayakan efisiensi dan efektivitas terhadap penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup. Hal ini juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pengembangan ekonomi sirkular membawa peluang bagi sejumlah sektor industri di Indonesia, termasuk Ajinomoto,” tegas dia.

Ajinomoto, kata dia, melakukan praktik ekonomi sirkular sambil mempertahankan dan meningkatkan efisiensi produksi dari hulu hingga hilir pada proses produksi yang ada. Di hulu, dengan teknologi yang dimiliki, Ajinomoto menekan penggunaan raw materials untuk meningkatkan produktivitas.

Di hilir, Ajinomoto menghasilkan co-product atau produk samping yang memiliki nilai jual dan bisa diaplikasikan di bidang pertanian. Selain mengolah produk samping cair dari hasil produksi MSG, agriculture development (agridev) department Ajinomoto juga mengolah produk samping dalam bentuk padat menjadi pembenah tanah GCC Mix, material pakan ternak TRITAN, dan beberapa co-product lainnya yang juga mempunyai nilai jual.

Pabrik Ajinomoto di Mojokerto, Jawa Timur, tegas dia, juga telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai zero waste yang merupakan upaya meminimalkan dan mengurangi pencemaran lingkungan hingga ke titik nol. Berbagai upaya telah dilakukan Ajinomoto, seperti pengurangan emisi karbon, pengurangan konsumsi air, penerapan biocycle & eco activity yang menghasilkan co-product seperti Pupuk Ajifol, Amina, dan bahan baku pakan ternak FML. Selain itu, ada peningkatan pengelolaan air limbah, sehingga kualitas air lebih baik dan bersih Ketika mengalir ke Sungai Brantas.

“Kami juga berkomitmen mendukung pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan air hingga 31%, dari based line tahun 2016, dengan melakukan penghematan melalui peningkatan kualitas air (water treatment) pada aktivitas produksi,” kata dia.  

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com