Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Temuan Flight Data Recorder (FDR) Sriwijaya Air SJ-182. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Temuan Flight Data Recorder (FDR) Sriwijaya Air SJ-182. Foto: SP/Joanito De Saojoao

30 Hari Lagi, KNKT Keluarkan Laporan Awal Kecelakaan Pesawat PK-CLC

Rabu, 13 Januari 2021 | 20:04 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyampaikan laporan awal kecelakaan pesawat Sriwijaya Air registrasi PK-CLC paling lambat 30 hari sejak peristiwa terjadi, pada Sabtu (9/1/2021).

Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menegaskan, pihaknya akan membuat laporan yang detail dan menyeluruh setelah proses investigasi benar-benar selesai dilakukan.

"Kami akan menghadirkan laporan awal investigasi dalam waktu 30 hari," ujar dia dalam keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Menurut Nurcahyo, KNKT punya kewajiban sesuai dengan ketentuan internasional untuk memberi laporan awal kepada publik selambat-lambatnya 30 hari sejak kecelakaan terjadi.

"Namun dalam 30 hari itu, mungkin belum termasuk analisa KNKT karena butuh waktu untuk mengungkap penyebabnya seperti apa, masalahnya di mana, atau pemeliharaannya bagaimana, semua pasti akan diungkapkan,” kata Nurcahyo.

Sementara itu, tim gabungan telah berhasil menemukan kotak hitam berupa flight data recorder (FDR) pesawat SJ-182 pada Selasa (12/1/2021) di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena dalam jumpa pers terkait jatuhnya Sriwijaya Air di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). Sumber: BSTV
Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena. Sumber: BSTV

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada tim gabungan yang tanpa lelah terus berupaya mencari lokasi pasti keberadaan black box.

"Semoga CVR (cockpit voice recorder) juga dapat segera ditemukan. Dan tentu saja dengan penemuan ini, besar harapannya agar proses investigasi penyebab kecelakaan SJ-182 dapat segera diungkap dan menjadi panduan dunia aviasi ke depannya sehingga bisa menghentikan seluruh spekulasi yang beredar di masyarakat," jelas dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN