Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Garibaldi Thohir atau Boy Thohir. (Foto: Primus Dorimulu)

Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Garibaldi Thohir atau Boy Thohir. (Foto: Primus Dorimulu)

Boy Thohir Optimistis Nilai Perdagangan Indonesia-Tiongkok Terus Meningkat

Minggu, 24 Jul 2022 | 15:51 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id) ,Ester Nuky ( esther@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) Garibaldi Thohir atau Boy Thohir menyatakan, nilai total perdagangan Indonesia dengan Tiongkok pada tahun 2021 mencapai lebih dari US$ 100 miliar, meningkat 40% dari 2020.

Nilai tersebut diprediksi terus meningkat, sebab pada periode Januari hingga Mei 2022, total perdagangan Indonesia-Tiongkok mencapai hampir US$ 50 miliar atau naik 27,5% dibandingkan periode yang sama pada 2021.

Boy Thohir menegaskan, tahun 2022 menjadi titik awal percepatan pemulihan ekonomi Indonesia. IMF menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,6% tahun 2022. Hal ini berkat keberhasilan penanganan Covid-19 di Indonesia, yang dikomandani oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Luhut Ajak Pengusaha Indonesia Tinggal di Negeri Sendiri

Advertisement

“Kita berterima kasih Pak Luhut. Berkat Pak Luhut tentunya penanganan Covid-19 di Indonesia bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Oleh karena penanganan Covid-19 yang bagus, dapat mengembalikan tingkat konsumsi masyarakat serta kepercayaan investor,” jelas Boy, saat acara silaturahmi dan perkenalan Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) di Jakarta, Sabtu (23/7/2022).

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia M Arsjad Rasjid, pengusaha Aguan, serta Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kadin Shinta W Kamdani.

Kadin Indonesia sebagai partner kerja dari pemerintah turut bergerak cepat untuk mendukung percepatan proses pemulihan dan transformasi ekonomi pascapandemi di Indonesia. Jaringan contact bisnis Kadin yang meluas di seluruh wilayah menjadikan Kadin sebagai partner yang baik bagi bisnis-bisnis pengusaha Indonesia di luar negeri maupun investor asing di Indonesia.

Kadin menjadi titik kontak pertama bagi investor luar negeri dan sebagai pembuka pintu untuk sektor swasta Indonesia yang dinamis, didukung oleh lebih dari 50 komite bilateral dan multilateral, termasuk Komite Tiongkok.

“Saat ini Komite Tiongkok merupakan komite strategis bagi Kadin, terutama karena nilai total perdagangan Indonesia dengan Tiongkok tahun 2021 mencapai lebih dari US$ 100 miliar. Ini meningkat 40% dari tahun 2020 dan diprediksi akan terus meningkat,” ucap Boy.

Baca juga: Realisasi Investasi Semester I-2022 Capai Rp 584,6 Triliun

Selain itu, karena sebagian besar investasi Tiongkok di Indonesia sejalan dengan program prioritas pemerintah saat ini. Ini mencakup pengembangan industri hijau dan hilirisasi sumber daya alam.

Karena itu, lanjut Boy Thohir, Kadin Indonesia Komite Tiongkok berkomitmen untuk bahu-membahu dengan pemerintah memastikan investor Tiongkok dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan mendapatkan return terbaik di Indonesia, serta meningkatkan ekspor Indonesia ke negara Tiongkok.

Melalui pendekatan dua arah Komite Tiongkok mempererat hubungan dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, dan Kedutaan Besar RI di Tiongkok, agar dapat memperkuat pintu kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia dan Tiongkok.

“Bukan hanya itu saja, Kadin Indonesia Komite Tiongkok juga akan memperkuat dan mempererat people to people diplomacy antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat Tiongkok,” ucapnya.

Melalui program-program pertukaran dan kerja sama antara UMKM Tiongkok dan Indonesia, nanti akan ada program sosial budaya. Ini misalnya Insyaallah mendatangkan Shaolin Show dari Tiongkok ke Indonesia, kemudian juga ada entertainment dari Tiongkok seperti kesenian dan sampai food diplomacy atau makanan dari daerah muslim di Tiongkok.

Baca juga: ADB Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 5,2%

“Atas dukungan, support, dari Pak Aguan kami akan segera membuka kantor KIKT di Pantai Indah Kapuk. Kantor ini akan sangat terbuka untuk pengusaha di Indonesia yang ingin meningkatkan ekspornya ke Tiongkok ataupun nanti investor Tiongkok yang akan memerlukan segala bentuk bantuan dapat menghubungi kantor KIKT di Pantai Indah Kapuk,” paparnya.

Untuk itu, KIKT memohon dukungan dari Menko Kemaritiman dan Investasi serta Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia agar bisa lebih memberdayakan kantor tersebut, sehingga bisa memberikan manfaat yang baik untuk kedua negara.

“Saya berharap hubungan baik yang terjalin antara Indonesia-Tiongkok selama lebih dari 70 tahun akan terus membaik dari waktu ke waktu. Ini khususnya dalam pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya, sehingga multiplier effect-nya bisa mentransformasi ekonomi Indonesia menjadi ekonomi yang sukses dan membuat Indonesia menjadi lebih baik, lebih maju,” ujarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com