Menu
Sign in
@ Contact
Search
Arsitektur Thoat Fauzi (kiri) Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya Richie Laseduw (tengah), Pakar Tata Kota, Yayat Supriyatna (kanan), dalam acara Diskusi

Arsitektur Thoat Fauzi (kiri) Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya Richie Laseduw (tengah), Pakar Tata Kota, Yayat Supriyatna (kanan), dalam acara Diskusi "Dasyat CBD Baru di Koridor Selatan Jakarta," Bogor.

Telaga Kahuripan Potensi Menjadi Kota Mandiri di Selatan Jakarta

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:26 WIB
Imam Muzakir (redaksi@investor.id)

BOGOR, Investor.id – Kawasan Telaga Kahuripan, Parung Bogor, berpotensi menjadi Kawasan kota mandiri di Selatan Jakarta, Pembangunan infrastruktur yang dikembangkan pemerintah, Kawasan ini bisa menjadi tempat investasi property terbaik.

Telaga Kahuripan yang dikembangkan sejak tahun 1994 dan memiliki lahan yang cukup luas capai 750 hektar bisa menjadi destinasi wisata baru di selatan Jakarta dan juga bisa menjadi tempat invevstasi yang menjanjikan kedepa.

Pakar Tata Kota, Yayat Supriyatna mengatakan, untuk mendongkrak investasi dan menjadi kota mandiri, Telaga Kahuripan diharapkan mampu melakukan rebranding kawasan dan menjadikannya sebagai wilayah penyangga ekonomi baru bagi kabupaten Bogor.

“Telaga Kahuripan memiliki lokasi yang menguntungkan, aksesnya terhubung langsung dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong dan pusat ekonomi di kota Bogor,” kata Yayat Supriyanta, dalam diskusi “Dasyat CBD Baru di Koridor Selatan Jakarta,” Bogor, Rabu (10/8/2022).

Menariknya lagi, kata Yayat, kawasan ini masuk ke dalam struktur jaringan jalan tol JORR (Jakarta Outer Ring Road). Sehingga Rebranding ini tentunya akan menciptakan kawasan baru yang prospektif dan strategis jika direalisasikan secara nyata, karena aksesibilitasnya jadi lebih mudah dan akan terasa lebih dekat kemana-mana,” kata Yayat.

Menurutnya, masa depan kawasan hunian Telaga Kahuripan ini sangat menjanjikan untuk investasi karena memiliki dua simpul akses. Selain bisa menjadi destinasi wisata, unggul pula dari sisi kehidupan baru serta konsep bentang alam juga infrastruktur yang memadai.

Kawasan ini akan menjadi CBD baru di wilayah Bogor Barat, Telaga Kahuripan memiliki infrastruktur tata kota yang terencana. Izin pembangunan jalannya juga sudah dipetakan dan masuk ke dalam jaringan infrastruktur tata ruang Jabodetabek, mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Bogor. “Ibaratnya, membeli rumah di Telaga Kahuripan sama dengan membeli masa depan,” kata Yayat.

Chief Marketing Officer PT Kuripan Raya Richie Laseduw mengatakan, Telaga Kahuripan merupakan proyek perumahan terbesar di koridor Selatan Jakarta - Ciputat - Kemang - Bogor. Pengembangan kawasan tersebut terbagi menjadi dua. Area pertama yang diluncurkan tahun 1996 silam, masterplan-nya dirancang oleh Konsultan Internasional Design Development Group of Baltimore.

Kawasan komersialnya yang dikenal dengan Plaza Haihoo dirancang oleh Arsitek Peter Caderas dari Hawaii. Sementara rancangan hunian dipercayakan kepada beberapa arsitek muda Indonesia kala itu antara lain JJ, Andra Martin, Yori Antar, Ferry Ridwan dan lainnya.

“Untuk melancarkan program peremajaan, PT Kuripan Raya mengucurkan dana lebih dari Rp 100 miliar, didukung sejumlah shareholders Telaga Kahuripan yang sejak awal PT Kuripan Raya didirikan sama sekali tidak mengalami perubahan,” katanya.

Richie mengatakan, Telaga Kahuripan menawarkan tak hanya investasi jangka panjang, tetapi investasi dari sisi lain yaitu kesehatan serta kenyamanan bagi keluarga. Keunggulan tersebut menjadi alasan kuat bagi konsumen membeli unit hunian di Telaga Kahuripan.

Selling point lainnya, konsep green nature dipilih Telaga Kahuripan yaitu menawarkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memadai. Adanya potensi alam seperti hamparan taman yang sangat luas dan danau-danau alami, merupakan kekuatan dasar yang sudah dimiliki Telaga Kahuripan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dari sisi arsitektur Thoat Fauzi menambahkan, Telaga Kahuripan tidak hanya mengedepankan konsep lingkungan secara keseluruhan tapi juga memperhatikan fungsi hunian yang sehat. Sesuai tagline pengembang Telaga Kahuripan, yakni “Kembali ke Alam Indonesia” di cluster tertentu, konsep rumah yang dihadirkan benar-benar mengadopsi nuansa resort.

“Pandemi telah menggeser preferensi penghuni dalam memilih huniannya, tidak lagi berdasar style ataupun trend yang ter-update, namun lebih berorientasi pada hunian ‘sehat’ dengan unsur alam,” ujarnya.

Menurutnya, tinggal di Telaga Kahuripan merupakan pilihan tepat, karena konsep hunian yang ditawarkan mempunyai desain yang menarik untuk dimiliki calon penghuni. Setiap unit memiliki sirkulasi udara sangat baik, ditambah lagi nuansa alami Telaga Kahuripan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang memadai.

Editor : Imam Muzakir (imam.muzakir@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com