Menu
Sign in
@ Contact
Search
lham Habibie, Ketua Dewan Penasihat Forum Dialog Nusantara. Foto: FDN

lham Habibie, Ketua Dewan Penasihat Forum Dialog Nusantara. Foto: FDN

Bangun IKN, Pemerintah Diminta Terapkan Konsep Ekonomi Hijau

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:55 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Pemerintah diminta menerapkan konsep ekonomi hijau dalam mengembangkan ibu kota negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk melengkapi konsep green city.

Hal itu dikatakan Ilham Akbar Habibie, ketua dewan penasihat Forum Dialog Nusantara (FDN) Ilham Akbar Habibie dalam peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) di Jakarta, 10 Agustus 2022. Dalam acara ini, dilakukan juga peluncuran buku Pembangunan Ibu Kota Baru dan Stabilitas Politik Nasional.

Acara ini dibuka Ilham Akbar Habibie, dihadiri oleh sejumlah tokoh, seperti Akbar Tandjung, Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto, anggota DPR RI Abdul Kholik, peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro, dan pengamat pertahanan Ade Muhammad.

Dalam sambutannya, Ilham Habibie menyatakan, IKN harus menjadi kota pintar yang inovatif, transformatif dan berkelanjutan. Sesuai rencana, IKN akan dibangun dengan konsep green city yang akan dipadukan dengan kota yang pintar dan berkelanjutan.  

Selanjutnya, dia menegaskan, IKN perlu memanfaatkan energi terbarukan dan rendah karbon, seperti panel surya untuk listrik serta peneranganan gedung dan jalan. Penerapan efisiensi dan konservasi energi memerlukan desain bangunan hijau melalui sistem sistem manajemen air sirkular dan district cooling system.

Dia menilai, konsep pemerintah yang akan diterapkan di IKN itu sudah sangat bagus. Namun, dalam pelaksanaannya, mesti berbasis kota hijau, di antaranya perencanaan dan perancangan kota yang berkelanjutan, pengadaan ruang terbuka hijau, penerapan bangunan hijau yang ramah energi, pengolahan sampah secara terpadu, penggunaan transportasi yang ramah lingkungan, peningkatan kualitas air perkotaan. Kemudian, pengembangan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha yang sehat, yang dikenal dengan istilah komunitas hijau atau green community.

Dia menambahkan, untuk mengoptimalkan konsep green dan forest city, IKN mesti diperkaya dengan konsep green economy atau ekonomi hijau, yang didefinisikan sebagai perekonomian berwawasan lingkungan. Artinya, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diselaraskan tanpa merusak lingkungan dan mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development.

Konsep green economy, kata dia, adalah menumbuhkan ekonomi dengan cara bermanfaat, bukan pengorbanan, lalu berkeadilan sosial dan ramah lingkungan, serta mempromosikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan untuk jangka panjang.

“Konsep green economy mencakup enam bidang utama, yaitu energi terbarukan, transportasi berkelanjutan, bangunan hijau, pengelolaan air, pengelolaan limbah, dan pengelolaan lahan,” kata dia.

Di sisi lain, Ilham Habibie menyatakan, FDN adalah organisasi sosial yang didirikan dengan visi misi untuk membangun bangsa dengan teknologi dan inovasi, menuju masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera, berdasarkan UUD 1945.

 

 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com